Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Toko dan Rumah Milik Muslim di Myanmar Kembali Dibakar

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2013 14:23 2:23 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 26 Agustus 2013 14:23
Bagikan
Puing-puing rumah milik penduduk muslim yang dibakar di Desa Htan Gone.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar 1.000 orang umat Budha membakar puluhan rumah dan toko-toko milik penduduk muslim di barat laut Myanmar. Para perusuh, yang bergerak dengan menyanyikan lagu kebangsaan Myanmar, bubar setelah pasukan keamanan tiba dengan melakukan tembakan ke udara. Dilaporkan tidak ada korban terluka.

Kerusuhan yang berlangsung cukup lama itu terjadi di Desa Htan Gone, 16 kilometer  selatan kota Kantbalu di wilayah Sagaing. Dimulai Sabtu (24/08/2013) malam, baru berakhir Minggu pagi setelah pasukan keamanan tiba.

Televisi negara melaporkan, sekitar 42 rumah dan 15 toko dibakar dan dihancurkan. Sebagian besar milik umat Islam.

Negara berpenduduk 60 juta yang didominasi umat Budha ini telah bergulat dengan kekerasan sektarian sejak penguasa militer negara itu menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan sipil pada tahun 2011.

Sejauh ini kerusuhan telah menewaskan lebih dari 250 orang dan menyebabkan 140.000 orang mengungsi, yang dimulai tahun lalu di negara bagian barat Rakhine, di mana umat Buddha nasionalis menuduh komunitas Muslim Rohingya memasuki negara secara ilegal dan menjarah tanah milik mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kekerasan, pada skala yang lebih kecil namun tetap mematikan, menyebar awal tahun ini ke bagian lain di negara itu, dipicu prasangka yang mendalam terhadap minoritas Islam.

Hampir semua korban adalah penduduk Muslim. Mereka menjadi korban walaupun pasukan keamanan berada di dekat kawasan itu, bahkan di dekat penyerangan terjadi.

Kementerian Informasi mengatakan, kerusuhan terakhir ini dipicu oleh laporan bahwa seorang pria Muslim berusaha melakukan serangan seksual terhadap seorang wanita Buddhis dalam perjalanan pulang dari kerja. Hal ini menyebabkan 1.000 orang berkumpul dan menuju Htan Gone.

“Orang-orang datang ke desa kami dengan membawa pedang dan tombak, dan menyanyikan lagu kebangsaan, kemudian menghancurkan toko-toko dan membakar rumah-rumah,” kata Aung San, seorang pria Muslim (48 tahun) yang rumahnya dibakar. “Polisi berteriak pada massa untuk bubar, tapi tidak mengambil tindakan serius.”

Aung San, yang tinggal bersama orang tuanya berusia 70 tahun, mengatakan, keluarganya melarikan diri ketika massa membakar rumah mereka.

“Kami menyembunyikan orang tua saya dan dua saudara perempuan di satu kuburan sebelum massa membakar rumah kami, dan kemudian kami melarikan diri,” katanya, seperti dimuat Global News.

Dia dan keluarganya hari Minggu mengungsi di satu sekolah Islam.

Myint Naing, seorang anggota parlemen oposisi yang mewakili konstituen di Kantbalu, sangat marah dengan aksi kekerasan terbaru tersebut. Dia mengatakan, Muslim dan Buddha hidup saling berdampingan di daerah ini selama bertahun-tahun.

“Hampir setiap desa di kota kami ada masjid dan kami hidup berdampingan dengan damai,” katanya, sambil menuju ke tempat kejadian, menambahkan, setidaknya satu masjid dibakar dalam kekerasan tersebut.

“Saya tidak mengerti mengapa pemerintah tidak dapat mengendalikan kerusuhan ketika baru dimulai,” katanya.

Yang menarik kerusuhan di Myanmar selalu diawali oleh rumor. Sebelum ini kerusuhan diawali oleh rumor seorang muslim menusuk seorang Budha, kali ini diawali oleh rumah pria muslim berusaha memperkosa wanita Budha.*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Islam Gelar Tabligh Akbar Tolak Miss World
Tulisan selanjutnya Sutrisno: “Mereka yang Punya Uang yang Jadi Presiden”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Suriah Larang Kelompok Bersenjata Selain Militer Negara
Berita

Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Berita
8 Juni 2026 10:25
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Terbaru

  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?