Hidayatullah.com—Setidaknya 13 masjid di Taif menjadi sasaran perampokan oleh orang tak dikenal beberapa bulan terakhir.
Para perampok mendatangi masjid-masjid dan mencuri bermacam peralatan seperti pengeras suara yang bernilai SR100.000 (sekitar Rp295 juta). Menurut imam-imam setempat perampokan di daerah mereka meningkat dan beberapa masjid di berbagai daerah di Gubernuran Taif juga disatroni perampok.
Masjid-masjid yang dimasuki pencuri itu antar lain Masjid Khalid bin al-Walid di Umm Alsiba, Aldawa dan Tauhid, Alghaniami, Syeikh Abdulaziz al-Ghamidi, Ibnu Maisha, Umar ibnu al-Khattab di Al-Huwayah, Al-Jawharah di Al-Wasit, serta Masjid Sultan di Mathmalah. Masjid di kawasan Al-Qayim dan masjid stasiun Al-Da’jani juga jadi sasaran perampok.
Para imam menceritakan, orang-orang tak dikenal membobol kunci masjid sebelum shalat subuh atau antara shalat dzuhur dengan shalat ashar ketika warga biasanya istirahat tidur siang.
Para imam meminta agar dilakukan penyelidikan intensif guna menangkap para pelaku.
Sumber dari kepolisian mengatakan, mereka sudah memiliki sidik jari yang diambil dari lokasi kejadian dan polisi sedang melakukan penyelidikan, lansir Arab News Jumat (11/10/2013).*