Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Giliran Buruh Tekstil Mesir di Mahalla Berunjuk Rasa Lagi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2013 06:57 6:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Oktober 2013 06:57
Bagikan
Poster demonstran buruh Mahalla tahun 2011.
Bagikan

Hidayatullah.com—Setelah berita demonstrasi di Mesir belakangan ini didominasi oleh kelompok pro-Mursy dan Al-Ikhwan al-Muslimun serta bentrokan dengan kelompok penentangnya, kini giliran pekerja di kawasan industri tekstil di Mahalla melakukan aksi unjuk rasa.

Ribuan pekerja itu melakukan aksi duduk sejak hari Rabu (9/10/2013) guna menuntut pembayaran uang bonus libur Hari Raya Idul Adha yang akan berlangsung mulai Senin hingga Jumat besok.

Ahram Online Jumat (11/10/2013) melaporkan, para buruh terus melakukan unjuk rasa meskipun kementerian investasi sudah mengumumkan di media bahwa uang bonus akan dibayarkan pada hari Ahad besok.

“Ceknya belum dikeluarkan, kami akan tetap melakukan protes sampai kami dibayar,” kata Kamal El-Fayoumi, buruh yang menjadi populer sejak ambil bagian dalam demonstrasi sebelum rezim Husni Mubarak akhirnya digulingkan.

Berdasarkan perjanjian yang sudah dibuat sebelumnya, para pekerja di Mahalla yang berjumlah sekitar 22.000 dijanjikan mendapat bonus senilai 45 hari kerja sebelum Idul Adha. Menurut Fayoumi, pada siang hari jumlah buruh yang mengikuti aksi duduk sekitar 12.000 orang dan pada malam hari 4.000 orang buruh berkumpul di luar pabrik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perjanjian mengenai pembagian keuntungan perusahaan tekstil kepada pekerjanya itu sudah disepakati bersama dengan pemerintah dan manajemen perusahaan awal tahun ini.

Dua cicilan pembagian bonus sudah dibayarkan, di mana satu di antaranya dibayarkan pada bulan Agustus setelah buruh berdemonstrasi karena pencairannya tertunda. Pembagian bonus keempat rencananya akan diserahkan usai rapat umum perusahaan bulan Desember mendatang.

Buruh tekstil di Mahalla memiliki sejarah militansi yang panjang. Mereka kerap memimpin aksi unjuk rasa dan mogok, baik sebelum maupun sesudah revolusi rakyat 25 Januari 2011 yang berhasil menggulingkan rezim Mubarak. Tahun 2006 mereka pernah melancarkan gelombang demonstrasi besar. Tahun 2008 mereka mengulangi demonstrasi itu, yang menjadi tanda perlawanan terbuka rakyat Mesir terhadap rezim diktator Husni Mubarak.

Tahun 2008 itu, Mahalla yang terletak di daerah Delta Nil menjadi saksi demonstrasi terbesar sepanjang 30 tahun kekuasaan presiden Husni Mubarak.

Berawal dari unjuk rasa buruh di Mahalla itu, demonstrasi terus menyebar ke berbagai daerah di Mesir dan menimbulkan bentrokan dengan aparat keamanan. Untuk pertama kalinya wajah rezim Mubarak tercoreng di mata internasional, akibat bentrokan itu.

Unjuk rasa buruh di Mahalla itu diyakini oleh para aktivis dan analis sebagai awal mula gerakan rakyat Mesir, yang memainkan peran penting dalam kejatuhan rezim Mubarak pada Januari 2011.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Musnahkan Senjata Kimia Suriah, OPCW Dapat Hadiah Nobel
Tulisan selanjutnya Hobi Teler, Jenderal Penanggungjawab Rudal Nuklir Amerika Dipecat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?