Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Musnahkan Senjata Kimia Suriah, OPCW Dapat Hadiah Nobel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2013 06:15 6:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Oktober 2013 06:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—OPCW, pengawas pelaksanaan pemusnahan senjata-senjata kimia milik rezim Suriah, mendapatkan anugerah Nobel Perdamaian tahun 2013.

Dilansir AFP, juri Nobel Perdamaian dalam pernyataannya hari Jumat (11/10/2013) mengatakan, “Kejadian baru-baru ini di Suriah, dimana senjata kimia kembali digunakan, telah menegaskan perlunya menggiatkan upaya-upaya guna memusnahkan senjata semacam itu.”

Berbasis di kota Den Haag, Belanda, Organisation for Prohibition of Chemical Weapons didirikan tahun 1997 guna mengimplementasikan Konvensi Senjata Kimia yang diteken pada 13 Januari 1993.

Setelah cukup lama tidak terdengar kiprahnya, belakangan nama OPCW kembali mencuat terkait tugasnya mengawasi pelaksanaan pemusnahan cadangan senjata kimia milik rezim Suriah berikut fasilitasnya. Tugas itu harus selesai pada pertengahan 2014, dengan mandat berupa resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Satu tim terdiri dari 30 orang pakar senjata OPCW dan staf logistik dari PBB, serta petugas keamanan, saat ini sedang berada di Suriah dan sudah mulai memusnahkan fasilitas produksi senjata kimia milik pemerintah. Pekerjaan mereka direkam oleh stasiun televisi pemerintah Suriah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Selasa lalu, OPCW menerjunkan tim kedua, guna mempercepat misi mereka di negara yang masih mengalami konflik bersenjata itu.

Sejak didirikan 16 tahun lalu, OPCW sudah memusnahkan 57.000 ton senjata kimia. Sebagian besar sisa senjata kimia peninggalan dari era Perang Dingin sekarang disimpan oleh Amerika Serikat dan Rusia.

Penghargaan kepada OPCW ini merupakan tahun kedua berturut-turut di mana Nobel Perdamaian diberikan kepada lembaga dan bukan perorangan. Tahun lalu Nobel Perdamaian diberikan kepada Uni Eropa, meskipun mendapat kecaman dari berbagai pihak di dunia.

Hadiah Nobel Perdamaian terdiri dari sebuah medali emas, sertifikat dan uang senilai 8 juta kronor atau sekitar USD1,2 juta.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Foxconn Mengaku Melanggar Aturan Perburuhan
Tulisan selanjutnya Giliran Buruh Tekstil Mesir di Mahalla Berunjuk Rasa Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?