Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Tutup Perbatasan Rafah Selama Idul Adha

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2013 05:53 5:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Oktober 2013 05:53
Bagikan
Polisi dan petugas keamanan Palestina berjaga di pintu Rafah
Bagikan

Hidayatullah.com—Mesir menutup pintu perbatasannya dengan Jalur Gaza, Palestina, di kota Rafah selama lima hari perayaan Idul Adha, lapor kantor berita MENA (13/0/2013).

Pintu perbatasan Rafah merupakan satu-satunya penghubung 1,3 juta rakyat Palestina di Gaza, yang diblokade darat, laut dan udara oleh Zionis Yahudi.

Pintu perlintasan dua negara itu ditutup mulai hari Senin (14/10/2013) sampai hari Jumat (18/10/2013).

Pemerintah Mesir tidak menjelaskan secara gamblang apa alasan penutupan itu. Namun, penutupan tersebut biasa dilakukan termasuk pada masa presiden Mursy, meskipun ketika itu pintu Rafah lebih sering dibuka dibanding pada era Mubarak. Penutupan semakin sering dilakukan belakangan ini, seiring dengan meningkatnya gangguan keamanan di Sinai, Wilayah Mesir yang bersebelahan dengan Palestina.

Jam buka pintu perbatasan dibatasi hingga 4 jam sehari, 6 hari dalam seminggu. Sebelumnya, pintu dibuka selama 9 jam setiap harinya, lapor Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pelintas batas yang boleh lewat hanya kelompok orang tertentu, termasuk orang asing, pemegang visa dan pasien yang membutuhkan perawatan medis. Hal itu menyebabkan banyak warga Palestina baik di sisi Gaza maupun Mesir terlunta-lunta.

Sejak Januari 2013, ketika Mursy masih berkuasa, Mesir melakukan penghancuran ratusan terowongan bawah tanah yang menjadi alternatif bagi rakyat Palestina untuk memasukkan bermacam-macam barang kebutuhannya. Penghancuran terowongan tersebut semakin menambah penderitaandan merusak perekonomian mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dzikir-dzikir Pilihan di Hari Raya Idul Adha & Tasyriq
Tulisan selanjutnya Empat Relawan ICRC di Suriah Dibebaskan Penculik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Lentera Hidup

Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

Lentera Hidup
23 Juli 2026 10:42
Menjaga Warisan Ulama di Era Disrupsi Informasi
Festival Sahabat Anak Indonesia 2026 Digelar Serentak di Enam Pulau Besar dalam Peringatan Hari Anak Nasional
Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • Pemerintah Optimistis Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Nasional
  • ‘Israel’ Izinkan Pasukan Internasional Masuk Gaza, Akankah Penderitaan Warga Palestina Berkurang?
  • Adiwarman Karim Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Harus Mensejahterakan Semua Kelompok Masyarakat
  • Jusuf Kalla Indonesia Harus Ambil Peran Lebih Besar dalam Perdamaian Timur Tengah
  • Mahfud MD Dukung Rekomendasi MUI, Sebut Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU
  • Bakar Dua Masjid, Gerombolan Pemukim Ilegal Yahudi Picu Kerusuhan di Tepi Barat
  • Mahfud MD: Aturan Pidana Terkait LGBT Bisa Diterapkan Jika Ada Kesepakatan Nasional
  • KH. Naspi Arsyad: Pemuda Jangan Terjebak Zona Nyaman
  • Hanifuddin Chaniago: Program Kerja Harus Menjadi Gerakan Nyata Pemuda Hidayatullah
  • Deputi Kemenpora Buka Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta: Jadilah Penggerak Bangsa Menuju Indonesia Emas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?