Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Rusia Usir 775 Staf Diplomatik Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Juli 2017 11:15 11:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Juli 2017 11:15
Bagikan
Gedung Kedubes Amerika Serikat di Moskow.
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa 775 staf diplomatik Amerika Serikat harus meninggalkan negaranya, sebagai tindakan balasan atas sanksi baru yang ditetapkan Washington untuk Moskow.

Keputusan pengusiran staf diplomatik AS itu dibuat pada hari Jumat (28/7/2017), dan Putin menegaskan bahwa ratusan orang itu harus pergi dari negaranya sebelum tanggal 1 September 2017, lapor BBC.

Dengan pengurangan itu, jumlah staf diplomatik AS menjadi 445, sama dengan jumlah staf diplomatik Rusia yang berada di negeri Paman Sam.

Tindakan Rusia tersebut bisa jadi merupakan pengusiran diplomatik terbesar dalam sejarah modern yang pernah dilakukan oleh sebuah negara, lapor wartawan BBC di Washington.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut laporan wartawan BBC di Moskow, staf yang diusir itu termasuk orang Rusia yang dipekerjakan oleh kantor misi diplomatik Amerika Serikat di berbagai penjuru Rusia.

Staf Kedutaan AS di Moskow, staf konsulat di Ekaterinburg, Vladivostok dan St Petersburg juga terdampak oleh keputusan Presiden Putin tersebut.

Kepada stasiun televisi Rusia Putin berkata, “Lebih dari 1.000 orang pernah dipekerjakan dan sedang dipekerjakan” di kedutaan dan konsulat-konsulat Amerika, dan “755 orang itu harus menghentikan aktivitas mereka di Rusia.”

Rusia juga mengatakan bahwa pihaknya menyita properti-properti liburan dan sebuah gudang yang digunakan oleh diplomat-diplomat AS.

Sanksi terbaru yang dijatuhkan Amerika Serikat atas Rusia kali ini masih berkaitan dengan aneksasi wilayah Ukraina di Krimea dan masalah anyar seputar keterlibatan Moskow dalam pemilihan presiden Amerika Serkat tahun 2016 yang dimenangkan oleh Donald Trump.

Bulan Desember 2016, sesudah pilpres pada bulan November, pemerintah Obama (yang resmi berakhir pada Januari 2017) memerintahkan penyitaan atas dua kompleks bangunan dan pengusiran 35 diplomat Rusia. Hal itu dilakukan sebagai tindakan balasan atas peretasan jaringan internet milik Partai Demokrat, tim kampanye dan kandidat presiden Hillary Clinton. Washington menuding peretasan dilakukan oleh para hacker yang dibayar oleh pemerintah Kemlin.

Sanksi baru atas Rusia itu disetujui secara penuh oleh anggota Kongres dan Senat AS, meskipun pemerintahan Donald Trump menentang kebijakan tersebut.

Dinas-dinas intelijen Amerika Serikat berkeyakinan Rusia sengaja mengganggu proses pemilihan umum di Amerika Serikat untuk membantu Donald Trump mengalahkan Hillary Clinton. Saat ini, sedang dilakukan penyelidikan besar-besaran untuk mengetahui apakah memang ada keterkaitan antara tim pemenangan Trump dengan Rusia.

Moskow senantiasa membantah tuduhan yang menyatakan bahwa pihaknya ikut campur dalam proses pilpres AS dan membantu memenangkan Donald Trump. Kremlin bersikukuh menyatakan tidak ada kolusi di sana.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fahri Hamzah: Jangan ‘Over Acting’ Persekusi HTI, Tunggulah Proses Pengadilan
Tulisan selanjutnya Disebut Ada Adu Domba Agama-Negara sebagai Proyek Besar Pihak Tertentu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?