Hidayatullah.com—Persidangan kedua mantan presiden Muhammad Mursy hari Rabu (8/1/2014) batal digelar karena terdakwa tidak hadir akibat cuaca buruk
Kepala Keamanan Alexandria Nasser El-Abd kepada stasiun televisi pemerintah mengatakan bahwa helikopter yang akan membawa Mursy dari penjara di Alexandria ke tempat persidangan di Kairo tidak dapat terbang akibat kondisi cuaca yang buruk.
Menurut jadwal sidang kedua Mursy tersebut dimulai pukul 10.30 pagi waktu Kairo.
Sebelumnya pada Rabu pagi Al-Ahram telah melaporkan bahwa helikopter yang mengangkut Mursy sedang dalam perjalanan.
Mursy dikurung di penjara Burj Al-Arab yang dikenal berpenjagaan ketat di Alexandria sebelah barat, sementara tempat persidangan berada di Akademi Kepolisian di Kairo Baru. Perjalanan dengan helikopter Mursy tidak disiarkan di televisi.
Oleh karena Mursy tidak bisa hadir, pengadilan kriminal memutuskan sidang ditunda menjadi tanggal 1 Februari 2014. Mursy bersama 14 orang tokoh Al-Ikhwan lainnya menjadi terdakwa dalam kasus kematian demonstran.
Disamping sidang tersebut, Mursy bersama 130 orang yang lain dijadwalkan hadir pada sidang tanggal 28 Januari 2014 untuk kasus pembobolan penjara Januari 2011.
Pada tanggal 28 Januari 2011, di sela-sela kerusuhan dan aksi demonstrasi besar rakyat menggulingkan kekuasaan rezim diktator Husni Mubarak, penjara di mana tempat Mursy dikurung berhasil dijebol. Bersama tokoh-tokoh Al-Ikhwan lainnya Mursy melarikan diri dari penjara itu.
Jaksa penuntut menuding kelompok perjuangan rakyat Palestina Hamas, Al-Ikhwan, Hizbullah dan kelompok militan lainnya terlibat dalam penyerangan dan pembobolan penjara itu.
Hamas di Gaza membantah tegas tuduhan tersebut.*