Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembajak Usulkan Snowden dan Manning Dapat Nobel Perdamaian

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2014 11:48 11:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2014 11:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Partai Pembajak di Swedia dan Islandia bersama-sama mengajukan Edward Snowden dan Bradley Manning untuk mendapatkan Nobel Perdamaian 2014.

“Kami menominasikan Manning dan Snowden bersama-sama, karena keberanian Manning menginspirasikan Snowden dan keduanya telah menginspirasi ribuan orang di seluruh dunia untuk menyampaikan kebenaran kepada penguasa dan menuntut transparansi serta akuntabilitas di masyarakat mereka sendiri,” bunyi surat bersama yang dibuat para perwakilan Partai Pembajak Swedia dan Partai Pembajak Islandia yang duduk di parlemen Uni Eropa, Senin (3/2/2014) dikutip Russia Today.

Kedua “Pembajak” itu mengajukan nominasi mereka sebelum tanggal batas akhir 1 Februari.

Berbicara ditujukan kepada Komite Nominasi Nobel, anggota-anggota Partai Pembajak mengatakan bahwa kedua whistleblowers itu “telah menginspirasikan perubahan dan mendorong debat publik dan perubahan kebijakan publik yang berkontribusi pada dunia yang lebih stabil dan damai.”

Bradley Manning, 26, yang kini minta dipanggil sebagai Chelsea sebab merasa lebih sebagai wanita ketimbang pria, membocorkan ratusan ribu dokumen rahasia lewat situs pembocor segala rahasia WikiLeaks, ketika bertugas sebagai prajurit Amerika Serikat di Iraq.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di antara dokumen yang dibocorkan Manning termasuk video pembantaian rakyat sipil Iraq tak bersenjata di wilayah pemukiman warga oleh tentara Amerika dengan menggunakan helikopter tempur. Di antara mereka adalah jurnalis kantor berita Reuters.

Akibat tindakannya membocorkan ribuan dokumen rahasia itu, Manning dihukum kurungan 35 tahun di penjara militer.

Edward Snowden, 30, mantan pekerja kontrak NSA dan pegawai CIA yang ikut menggarap jaringan komputer di lembaga-lembaga intelijen Amerika Serikat, sejak musim panas 2013 menetap di Moskow dengan suaka sementara dari pemerintah Rusia.

Pemuda Amerika itu membocorkan informasi tentang aksi intelijen Amerika yang menyadap jalur komunikasi telepon dan internet dunia kepada media, saat berada dalam pelarian di Hong Kong.

Akibatnya, satu per satu aksi intelijen Amerika Serikat atas pihak penguasa, pemerintah dan swasta, serta warga sipil di banyak negara di dunia mulai terkuak. Berikut kerjasama intelijen Amerika dengan negara-negara sekutunya.

Sejumlah komentar pembaca Russia Today berpendapat Snowden dan Manning lebih berhak atas Nobel Perdamaian ketimbang presiden mereka, Barack Obama. Ada pula yang mengusulkan agar hadiah Nobel Perdamaian yang diberikan kepada Obama ditarik, lalu diserahkan kepada Snowden dan Manning.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penyebab Akhir Kehidupan yang Menyedihkan
Tulisan selanjutnya Isu Valentine’s Day, AILA Tantang Keluarga Lomba Menulis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?