Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

‘Dokter Bin Ladin’ Dikurangi Masa Kurungannya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2014 06:58 6:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Maret 2014 06:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah pengadilan Pakistan mengurangi masa hukuman penjaras eorang dokter yang dikenal akan keterlibatannya dalam upaya penangkapan Usama bin Ladin oleh intelijen Amerika Serikat CIA.

Shakil Afridi divonis melakukan pengkhianatan pada Mei 2012. Ketika itu pejabat Pakistan mengatakan kepada media dalam dan luar ngeri bahwa keputusan vonis didasarkan pada dakwaan pengkhianatan terhadap negara dengan membantu CIA memburu pimpinan Al-Qaida. Namun, sepekan setelah putusan hakim pada 23 Mei sebuah dokumen pengadilan menyatakan bahwa Afridi dipenjara karena hubungannya dengan organisasi terlarang bernama Lashkar-e-Islam.

Hari Sabtu (15/3/2014), pengadilan adat mengurangi masa hukumannya dari 33 tahun menjadi 23 tahun penjara, serta mengurangi jumlah denda yang harus dibayar dari US$3.220 menjadi US$2.220.

“Kami akan banding putusan ini, karena tidak adil,” kata Jamil Afridi saudara laki-laki dari dokter itu kepada AFP dikutip Aljazeera.

“Kami ingin diadakan pengadilan baru, tetapi pengadilan hanya memutuskan satu poin dan mengurangi hukumannya 10 tahun. Kami akan mengajukan banding atas putusan ini.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam dakwaan awal Afridi dituduh melaksanakan program vaksinasi buatan CIA, yang sebenarnya dirancang untuk melacak keberadaan Usama bin Ladin.

Pada Oktober 2011, Pakistan mengatakan bahwa berdasarkan bukti yang ada, kasus Afridi harus dimasukkan dengan dakwaan konspirasi terhadap negara Pakistan dan pengkhianatan tingkat tinggi.

Setelah Afridi dijebloskan ke dalam penjara pada 2012, senat Amerika Serikat menggelar voting untuk memangkas bantuan Washington ke Islamabad US$33 juta untuk setiap 1 tahun dari hukuman yang diberikan kepada Afridi.

Hillary Clinton, yang ketika itu menjabat menteri luar negeri AS, menggambarkan gugatan dan vonis atas Afridi sebagai hal yang “tidak adil dan tidak dapat dibenarkan.”

Senator John McCain mengatakan, “Kami semua marah dengan pemenjaraan dan hukuman 33 tahun, yang kelihatan seperti hukuman mati, atas seorang dokter di Pakistan yang tidak berperan … dalam pengenyahan Usama bin Ladin.”

McCain mengatakan Afridi tidak bersalah dan tidak melakukan kejahatan apapun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mencari MH370 dengan Kelapa Hijau dan Teropong Bambu
Tulisan selanjutnya Mobil Tahanan Mesir Menyamar Jadi Coca-Cola

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?