Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mahasiswa Asal Kudus Raih Musyarraf Jiddan dari Universitas Sidi Mohamed Maroko

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 April 2014 05:53 5:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 April 2014 05:53
Bagikan
Muhammad Shofin Sugito (berkopiyah) didampingi Dubes RI Maroko H Tosari Widjaja dan para penguji
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang mahasiswa asal Kudus Jawa Tengah, H. Muhammad Shofin Sugito, MA meraih predikat musyarraf jiddan (Summa Cumlaude), berhasil meraih gelar Doktor dari Universitas Sidi Mohamed ben Abdellah – Fes.

Muhammad Shofin Sugito yang juga santri dari Imam besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. K.H. Ali Mustafa Yaqub,  berhasil mempertahankan  disertasinya yang berjudul “al-Hiwar ad-Diniy – ats-Tsaqafi wa atsaruhu fi Ma’arif al-Wahyi; dirasah qadhaya wa namadhij” (Dialog Agama-Budaya dan Pengaruhnya Pada Horizon Pemahaman Wahyu).

Di hadapan empat orang tim penguji yaitu Prof. Sayyid Mohamed Zuhair, Pakar Kajian Semitics sebagai ketua sidang, Prof. Idris Charqie, Pakar Studi Qur’an-Sunnah dan Maqashid Syari’ah sebagai anggota, Prof. Lichaedhar Zohouth, Pakar Perbandingan Agama sebagai anggota dan Prof. Al-Hassan Hamdouchi, Pakar Pemikiran Islam Modern sebagai pembimbing, Shofin berhasil mempertahankan disertasinya dengan nilai Summa Cumlaude.

Acara ini berlangsung di Aula Utama Perpustakaan Fakultas Sastra dan Humaniora Univ. Sidi Mohamed Ben Abdellah Fes- Maroko pada hari Senin (07/04/14).

Sidang disertasi yang berlangsung sejak pukul 09.00 waktu setempat  ini, dihadiri oleh Duta Besar RI Untuk Kerajaan Maroko H Tosari Widjaja, Ketua PPI Maroko Rifqi Maula, sejumlah anggota PPI Maroko serta citivitas akademika Univ. Sidi Mohamed Ben Abdellah Fes.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam disertasinya, Shofin di antaranya memaparkan tentang ‘Risalah Langit’ yang dibawa Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam bersifat universal, yakni untuk seluruh mahluk di alam ini. Sehingga, risalah samawiyah ini akan terus bergulat dan berdialog dengan variasi pemikiran dan kebudayaan manusia dan bangsa di berbagai tempat dan masa, hingga hari kiamat nanti.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa Islam sebagai agama langit tidak serta merta turun ke bumi bak mahluk luar angkasa yang asing dan menyendiri, akan tetapi ikut bersosial dan berdialog dengan berbagai pola fikir dan kebudayaan masyarakat.

“Demikianlah yang diejawantahkan Sang Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam pembawa risalah langit dan para sahabat penerus estafet kepemimpinan umatnya” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Al-Hassan Hamdouchi mengungkapkan bahwa ia bersedia menjadi pembimbing disertasinya karena semangat dan kapabilitas keilmuannya saat pertama kali berdiskusi dengannya.

“Dan benar saja, disertasi ini menunjukkan keluasan pikirannya, khususnya dalam aspek integrasi ilmu-ilmu,” ujarnya.

Selanjutnya, Prof. Idris Charqie sedikit mengkritik mengenai penulisan dan tata bahasa disertasi tersebut yang menurutnya masih ada yang harus diperbaiki.

“Namun, dari sini justru saya mendapati kuatnya Bahasa arab dan penyampaiannya dalam disertasi anak Indonesia ini. Saya kagum dari caranya meramu dn menyajikan banyak tema-tema lama (turats) yang terlupakan,” ungkapnya.

Sebelum acara berakhir, Prof. Lichaedhar Zohouth berharap disertasi ini dapat tersebar dan menginspirasi kajian-kajian tentang Islam indonesia yang mendamaikan, menentramkan bagi seluruh kalangan.

“Indonesia, negara yang memilki banyak agama, bahasa dan suku, tapi Islamnya mengharmoniskan semua itu. Ini harus digiatkan dan disebarakan supaya menjadi contoh,” pungkasnya.

Dengan diraihnya predikat musyarraf jiddan (Summa Cumlaude), H Tosari Widjaja beserta para home staff dan local staff, anggota PPI Maroko, dan masyarakat Indonesia yang berada di Maroko memberikan apresiasi yang luar biasa atas prestasi yang di raih oleh H. Muhammad Shofin Sugito.
Dalam kesempatan itu Duta Besar RI Untuk Kerajaan Maroko H Tosari Widjaja menyampaikan bahwa ia akan meningkatkan jembatan peradaban Indonesia – Maroko; khususnya bidang-bidang keislaman dan budaya-budaya.

Dengan kerjasama-kerjasama yang telah dibangun dengan universitas ini yang nantinya akan dapat memberikan informasi ilmiah tentang Islam indonesia; terutama pada point pertukaran dosen dan mahasiswa. Ia juga berharap, setelah diperbaiki disertasi ini sesuai catatan para penguji, dapat dicetak dan dimanfaatkan ilmunya.*/Kusnadi El Ghezwa, Koordintaor Departemen Media Informasi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:maroko
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslimah Indonesia jangan Apatis Melihat Persoalan Bangsa
Tulisan selanjutnya Bencana Kekeringan Mengincar Suriah, Jutaan Jiwa Terancam Kelaparan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?