Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Apartheid FW de Klerk Mundur dari Seminar Rasisme di AS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Juni 2020 19:33 7:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Juni 2020 18:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bekas presiden Afrika Selatan FW de Klerk telah menarik diri dari keikutsertaannya dalam sebuah seminar di Amerika Serikat di mana dia dijadwalkan akan berbicara tentang supremasi hukum, rasisme dan hak-hak kaum minoritas.

Yayasannya mengatakan bahwa bekas pemimpin Apartheid di Afsel itu tidak ingin mempermalukan dirinya sendiri dan tuan rumah yang mengundangnya, American Bar Association (ABA), mengingat iklim rasial belakangan ini di Amerika Serikat.

Media di Afsel mengatakan bahwa penarikan diri De Klerk itu dilakukan setelah ada protes dari kelompok-kelompok yang menentang partisipasinya dalam seminar itu sebagai pembicara, lansir BBC Ahad (21/6/2020).

ABA mengkonfirmasi kabar penarikan diri De Klerk dari acara yang akan digelar pada tanggal 1 Juli itu.

Yayasan De Klerk mengatakan tuduhan bahwa bekas presiden Afsel era Apartheid itu terlibat dalam pelanggaran berat hak asasi manusia merupakan tudingan yang tidak berdasar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

De Klerk menjabat kepala pemerintahan Afrika Selatan sampai tahun 1994. Meskipun merupakan minoritas, selama puluhan tahun kaum kulit putih yang merupakan keturunan kaum penjajah Afrika dari Eropa menguasai pemerintahan negeri itu. 

Pemerintahan kulit putih memberlakukan kebijakan Apartheid terhadap orang-orang selain mereka, mendiskriminasi, menindas dan bahkan menyiksa kaum kulit hitam dan berwarna. Tokoh pejuang anti-Apartheid di Afsel yang paling tersohor adalah mendiang Nelson Mandela.

Pada bulan Februari, De Klerk meminta maaf karena dia “sewot” ketika membahas apakah Apartheid merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam sebuah wawancara di televisi. Pernyataan-pernyataan De Klerk membuka luka lama warga asli Afrika yang tertindas semasa Apartheid.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika SelatanAmerika SerikatapartheidFW de Klerkrasisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kordova, Pusat Bedah Medis Eropa
Tulisan selanjutnya Menelusuri Jejak Islam di Portugal (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?