Hidayatullah.com—Seorang tentara Yaman berpangkat kolonel menembak mati saudara laki-lakinya karena menjadi anggota Al-Qaida. Namun, tentara itu kemudian tewas di tangan keponakan-keponakannya yang membalas pembunuhan itu, kata seorang kepala suku hari Sabtu (21/6/2014) dilansir AFP.
Pembunuhan ganda itu terjadi pada hari Jumat di wilayah tengah Provinsi Bayda, di mana pasukan pemerintah memerangi kelompok-kelompok Islam bersenjata dari jaringan Al-Qaida, kata sumber tersebut.
Letkol Salah Barkani menembak mati saudara laki-lakinya, Alawi, ketika anggota Al-Qaida berpangkat menengah itu mengunjungi saudaranya di desa Mikras, kata kepala suku itu.
Ketika putra-putra Alawi mengetahui soal pembunuhan itu, mereka datang lalu membunuh pamannya tersebut.
Pembunuhan akibat masalah dalam keluarga bukan hal yang aneh di kalangan suku-suku di Yaman, yang membawa senjata merupakan bagian dari kebiasaan dan budayanya.*