Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan, Recep Tayyip Erdogan, Serang Trump terkait Ancaman Bantuan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Desember 2017 12:27 12:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Desember 2017 12:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki hari Kamis (21/12/2017) menyerang Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan mengurangi bantuan ke negara-negara yang memberikan suaranya menentang keputusannya mengakui Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai Ibu Kota Zionis-Israel, lapor Anadolu Agency.

“Tuan Trump, Anda tidak bisa membeli kebebasan berkehendak demokratis Turki dengan dolar Anda,” kata Recep Tayyip Erdogan dalam pidatonya di sebuah upacara penghargaan budaya dan seni di kompleks kepresidenan.

“Negara-negara lain menyebut Amerika sebagai apa? ‘Tempat lahirnya demokrasi’. Tempat lahirnya demokrasi ini ingin membeli kebebasan berkehendak dengan dolar,” kata Erdogan.

Baca: Presiden Erdogan Sebut Israel ‘Negara Teroris’

Erdogan menyeru negara-negara di dunia “untuk tidak menjual kebebasan bekehendak Anda dalam rangka memperjuangkan demokrasi.”

“Ini tidak seperti biasanya dimana mereka bisa memberikan suara melawan Anda, lalu Anda membayar mereka ratusan juta dolar dan tidak ada yang tahu apa yang mereka lakukan,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Erdogan Hubungi Presiden Indonesia dan Nigeria, bahas al-Quds

Erdogan juga menunjuk pada sanksi AS atas Sudan, yang pertama kali diberlakukan pada tahun 1997 karena diduga memiliki kaitan dengan terorisme dan kemudian diperketat pada tahun 2006, sebelum Washington mencabut sebagian besar dari sanksi tersebut pada bulan Oktober tahun ini, dengan alasan Khartoum telah mulai menangani masalah terorisme dan pelanggaran hak asasi manusia.

“Ketika kami melihat hal-hal ini, kami bertanya kepada diri sendiri, ‘Demokrasi macam apa ini?'” tanya Erdogan.

“Biarkan pihak lain menggunakan kebebasan berkehendak mereka sendiri,” desaknya.

Seperti diketahui Trump mengatakan pada hari Rabu di Gedung Putih: “Mereka mengambil ratusan juta dolar dan bahkan miliaran dolar, lalu mereka memberikan suara melawan kita. Nah, kita mengamati suara tersebut. Biarkan mereka memberikan suara melawan kita. Kita akan menghemat banyak. Kita tidak peduli.”*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisDonald TrumpErdoganisraelKota ZionisPresiden AS Donald TrumpRecep Tayyip ErdoganSaveBaitulMaqdisSudanTurkiYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UAS Dideportasi, PP Muhammadiyah: Pemerintah Wajib Melindungi WNI
Tulisan selanjutnya Hamas: AS Bisa Saja Akui ‘Israel’ sebagai Negara Yahudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?