Hidayatullah.com—Jerman hari Jumat (4/7/2014) memanggil duta besar Amerika Serikat di Berlin menyusul penangkapan seorang pria yang dilaporkan melakukan aksi mata-mata untuk Amerika Serikat.
Dubes John B Emerson dipanggil “sehubungan dengan penyelidikan oleh kejaksaan federal,” kata Kementerian Luar Negeri Jerman dalam pernyataannya.
Kejaksaan federal mengatakan, pria Jerman berusia 31 tahun itu ditahan hari Rabu (2/7/2014) dengan dugaan melakukan aksi mata-mata untuk kepentingan intelijen asing. Mereka tidak menyebutkan identitas tersangka dan juga dinas intelijen asing yang dimaksud.
Dilansir Associated Press, jurubicara pemerintah Jerman Steffen Seibert mengatakan Kanselir Angela Merkel sudah diberitahu tentang masalah itu.
Seibert menolak mengomentari pemberitaan majalah Der Spiegel dan harian Suedeutsche Zeitung yang menyebutkan pria itu bekerja untuk dinas rahasia Jerman, BND.
Pria itu kabarnya mengirimkan informasi ke Amerika soal komite di parlemen yang menyelidiki aktivitas dinas-dinas rahasia asing di Jerman.
Hubungan antara Berlin dan Washington mengalami gesekan sejak Edward Snowden membocorkan program penyadapan massal oleh dinas rahasia Amerika Serikat atas jalur komunikasi internet dan telepon dunia. Termasuk yang disadap adalah telepon para pemimpin dunia, tidak terkecuali telepon Kanselir Angela Merkel.*