Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

HRW: FBI Justru Dorong Warga Muslim Melakukan Tindakan Terorisme

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 22 Juli 2014 10:59 10:59 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 22 Juli 2014 10:59
Bagikan
Pasukan khusus Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat.
Bagikan

Hidayatullah.com–Biro Penyelidik Federal (FBI) kadang mendorong, bahkan membayar warga Muslim untuk melakukan tindakan terorisme dalam berbagai operasi setelah peristiwa 11 September. Demikian disampaikan kelompok hak asasi manusia dalam laporan yang dipublikasikan Senin (21/7/2014).

“Kegiatan lembaga itu jauh dari gambaran melindungi orang Amerika, termasuk Muslim Amerika, dari ancaman terorisme. Dalam dokumentasi laporan ini justru kegiatan lembaga telah beralih dari penegakan hukum mengejar ancaman yang nyata,” kata laporan oleh Human Rights Watch itu.

Dengan dibantu Fakultas Institut HAM Universitas Columbia, HRW memeriksa 27 kasus dari level investigasi hingga persidangan, mewawancarai 215 orang, termasuk mereka yang didakwa kasus-kasus terorisme, kerabat mereka, para pengacara, jaksa dan hakim.

“Dalam beberapa kasus FBI kemungkinan menciptakan teroris dari para warga yang taat hukum ini dengan memberikan ide atau mendorong mereka melalukan aksi terorisme,” demikian isi laporan HRW.

Dalam  kasus-kasus yang dipelajari tim HRW, separuh tersangka ditangkap lewat operasi yang melibatkan agen FBI yang menyamar, dan dalam sepertiga kasus itu agen FBI memainkan peran aktif.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Warga Amerika selalu diyakinkan bahwa pemerintah melindungi mereka dari para teroris yang ada di dalam negeri AS,” kata Andrea Prasow, wakil direktur HRW di Washington DC.

“Namun jika dilihat lebih teliti, maka banyak orang ini tidak pernah terlibat aksi kriminal jika tidak didorong, ditekan dan bahkan dibayar untuk melakukan aksi teror,” tambah Prasow, seperti diberitakan AFP.

Laporan ini mengutip empat warga Muslim AS asal Newburgh, New York, yang didakwa merencanakan peledakan bom di sejumlah sinagog dan menyerang satu pangkalan militer AS.

Namun dalam sidang, menurut laporan HRW, terungkap bahwa keempat orang itu terlibat dalam perencanaan teror setelah mendapatkan dorongan dan bantuan dari agen-agen pemerintah.

HRW lebih jauh menuding FBI sering menjerat orang-orang  yang secara mental rapuh dan bermasalah serta memiliki latar pendidikan yang rendah.

HRW mengambil contoh kasus Rezwan Firdaus, yang dijatuhi hukuman penjara 17 tahun saat berusia 27 tahun karena dituduh akan menyerang Pentagon dan Gedung Kongres menggunakan pesawat tanpa awak mini yang dilengkapi peledak.

Seorang agen FBI sebelumnya mengatakan kepada ayah Firdaus bahwa pemuda itu memiliki masalah kejiwaan. Namun, fakta itu tidak menghentikan agen FBI yang menyamar menyusun sebuah plot teror itu.

“Pemerintah AS harus menghentikan memperlakukan warga negara Muslim sebagai para calon teroris,” demikian HRW.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:terorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yayasan Keke Berdaya Resmikan Rumah Tahfiz Darul Mansur
Tulisan selanjutnya Al Qassam Kembali Menyusup, Tewaskan Komandan Batalion Zionis.

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat

Berita
13 Juni 2026 13:44
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan

Terbaru

  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?