Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jadi Mata-Mata untuk Israel Insinyur Yordania Dibui 10 Tahun di Mesir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2014 15:59 3:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Agustus 2014 15:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan khusus masalah keamanan negara di Mesir hari Rabu (20/8/2014) menghukum 10 tahun penjara seorang insinyur telekomunikasi berkewarganegaraan Yordania karena melakukan aksi mata-mata untuk Israel, lapor koran Mesir Al-Ahram dilansir Jordan Times.

Pengadilan yang sama juga menghukum penjara seumur hidup secara in absentia seorang agen Mossad yang dengannya Bashar Abu Zaid dituduh bekerjasama.

Bashar Abu Zaid, 37, ditahan oleh pihak intelijen Mesir pada April 2011, dengan tuduhan menyadap sambungan telepon internasional dan mengarahkannya ke Israel sehingga Mossad bisa memantaunya.

Pengadilan berpendapat tindakan Abu Zaid itu membahayakan keamanan negara Mesir, lapor kantor berita MENA.

Jaksa juga mengatakan bahwa Abu Zaid bekerja mengumpulkan informasi tentang jumlah personel keamanan dan perlengkapan yang dipakai polisi dan tentara Mesir saat menghadapi unjuk rasa massa tahun 2011.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

MENA melaporkan Abu Zaid datang ke Kairo setelah 25 Januari 2011, revolusi yang menumbangkan Mubarak 17 hari kemudian.

Saat sidang dibuka pada Oktober 2011 Abu Zaid menyatakan dirinya tidak bersalah dan menuduh jaksa telah mengubah jawaban yang diberikannya saat diinterogasi oleh petugas, lansir AFP.

Menurut media Mesir, agen Mossad yang bernama Ofir Herari berhasil melarikan diri meninggalkan Mesir, sehingga dia diadili secara in absentia.

Selain tuduhan di atas, Abu Zaid juga dituntut dengan dakwaan mengumpulkan data sebagian pegawai yang bekerja di sektor telekomunikasi dengan tujuan merekrut kandidat yang bersedia bekerja untuk Mossad, lapor Al-Ahram.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pentagon: Pasukan Khusus Amerika Gagal Selamatkan James Foley Dkk
Tulisan selanjutnya Federasi Mahasiswa Kanada Serukan Boikot pada Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?