Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putin: Barat Tidak Berhak Bunuh Qadhafi

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 27 April 2011 18:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin mengkritik tajam koalisi Barat yang menyerang istana pemerintah Libya pada hari Selasa (26/4), dengan mengatakan bahwa mereka tidak punya hak atau mandat untuk membunuh Muammar Qadhafi.

Putin mengatakan pasukan koalisi telah melewati batas wewenang yang diberikan Dewan Keamanan PBB untuk melindungi warga sipil Libya, dan apa yang telah dilakukan Qadhafi bukanlah justifikasi bagi negara asing untuk melakukan intervensi.

“Mereka bilang mereka tidak ingin membunuh Qadhafi. Sekarang sebagian pejabat mengatakan, ya, kami berusaha membunuh Qadhafi,” kata Putin di sela-sela kunjungannya di Denmark.

“Siapa yang mengizinkan ini, apakah ada persidangan? Siapa yang punya hak untuk mengeksekusi pria ini, siapa pun dia?” tegas Putin dalam nada tanya.

“Ketika semua masyarakat yang disebut beradab menyerang sebuah negara kecil dengan seluruh kekuatannya, menghancurkan infrastruktur yang dibangun dari generasi ke generasi–saya tidak tahu, apakah ini baik atau buruk?” sindir Putin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya tidak menyukainya,” tegasnya.

Tidak lama setelah Putin menyampaikan kritikannya, kantor berita pemerintah Libya, Jana, melaporkan bahwa pemerintah Libya mendesak Rusia untuk menyerukan pertemuan genting di Dewan Keamanan PBB guna membicarakan “agresi negara-negara Barat” atas Libya.

Lebih lanjut Putin mengatakan bahwa di belahan dunia lain juga ada rezim yang buruk, misalnya di Afrika. Namun bukan berarti negara asing harus mengintervensi dan melibatkan diri dalam konflik internal mereka.

“Lihat Afrika, lihat apa yang terjadi di Somalia selama bertahun-tahun … Apakah kita akan membom semuanya dan melancarkan serangan rudal?”

Putin mempertanyakan, jika mandat yang diberikan PBB hanyalah untuk melindungi warga sipil, lantas mengapa negara-negara Barat menyerang istana Qadhafi.

“Mengapa menyerang istana? Apakah ini cara mereka membasmi tikus?” tanya Putin.

Korban yang jatuh, tegas Putin, justru adalah rakyat sipil tak berdosa, sebab Qadhafi sudah tidak ada di tempat tersebut sejak lama.

Rusia memilih abstain dalam penetapan resolusi DK-PBB yang memberikan mandat pada pasukan asing untuk melaksanakan zona larangan terbang di Libya dengan tujuan melindungi rakyat sipil.

Tak lama  setelah zona larangan terbang itu diberlakukan, Putin menyatakan bahwa resoulusi PBB itu sama seperti seruan Perang Salib di abad pertengahan.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ragu Vaksin, Sharia4Indonesia Gelar Pengobatan Ala Nabi
Tulisan selanjutnya Jusuf Kalla Serukan Penanggulangan Aksi NII KW-9

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?