Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tak Becus Hadapi Pemberontak Syiah Kepala Polisi Khusus Yaman Dicopot

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 September 2014 10:43 10:43 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 September 2014 10:43
Bagikan
Orang-orang Syiah suku Hauthi
Bagikan

Hidayatullah.com–Yaman hari senin (8/9/2014) mencopot kepala pasukan polisi khususnya, sehari setelah terjadi bentrokan ketika aparat keamanan berusaha membubarkan demonstran pemberontak Syiah yang memblokir jalan raya bandara di ibukota Sanaa.

Jenderal Fadl Al-Qawsi digantikan oleh Jenderal Muhammad Al-Ghadra, kata peorang pejabat yang dekat dengan kementerian dalam negeri kepada AFP.

Namun, alasan pencopotan Qawsi tidak dijelaskan.

Kelompok pemberontak Syiah suku Houthi, yang juga dikenal dengan nama Ansarullah, mengatakan bahwa satu orang demonstrannya tewas dan sejumlah lainnya terluka tembak saat polisi melemparkan gas air mata dan water cannon ke arah demonstran pada hari Ahad (7/9/2014).

AFP tidak bisa mengkonfirmasi klaim Syiah soal jumlah korban itu dari sumber-sumber independen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Unit pasukan khusus, yang sebelumnya dikenal sebagai pasukan keamanan pusat, merupakan pasukan yang loyal kepada Ali Abdullah Saleh yang turun dari jabatan presiden pada Februari 2012 menyusul aksi protes menentang pemerintahannya.

Selama ini para pemberontak Syiah Houthi selalu menuntut pemerintah mundur dan menudingnya melakukan korupsi. Warga Syiah juga menuntut lebih banyak kekuasaan di lembaga-lembaga pemerintahan.

Hari Senin demonstran Syiah Houthi memblokir jalan menuju bandara dan kerumunan mereka terus bertambah banyak hingga mendekati kantor kementerian dalam negeri.

Demonstran mendirikan tenda-tenda baru menghalangi akses ke kementerian kelistrikan dan telekomunikasi di jalan raya bandara, di mana mereka sudah berkumpul di sana selama berminggu-minggu.

Kedua kantor kementerian itu ditutup hari Senin.

“Para penjahat ini memblokir akses ke kementerian kelistrikan dan telekomunikasi dan memaksa para pegawainya pergi,” kata jurubicara Komite Keamanan Tertinggi dalam pernyataannya kepada kantor berita pemerintah Saba.

Pemberontak Syiah Houthi di sekitar Sanaa hari Senin juga menghalangi kendaraan-kendaraan pemerintah memasuki kan meninggalkan ibukota, kata sejumlah saksi kepada AFP.

Pemimpin pemberontak Syiah Houthi katanya akan menyampaikan pidato hari itu di hadapan para pengikutnya.

Sejauh ini Ansarullah menolak keputusan Presiden Abdurabuh Mansur Hadi yang akan menunjukkan perdana menteri baru dan mengurangi kenaikan harga bahan bakar minyak.

Para analis mengatakan pemberontak Syiah Houthi berusaha untuk menjadikan diri mereka sebagai kekuatan politik yang dominan di daerah dataran tinggi di utara Yaman di mana kebanyakan warga Syaiah tinggal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Saudi Undang Pemimpin Muslim 70 Negara Berhaji
Tulisan selanjutnya Kematian di Rumah Lebih Banyak Dibanding dalam Perang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?