Hidayatullah.com—Libya yang sedang melakukan perubahan setelah 42 tahun kekuasan Muammar Qadhafi berakhir, menyatakan berniat meniru sistem pendidikan Turki.
Dilansir kantor berita Anadolu (23/04/2012), Kementerian Pendidikan Libya telah mengajukan usulan kepada pemerintah tentang model pendidikan baru yang meniru sistem di Turki. Saat ini Libya menggunakan sistem pendidikan model Malaysia.
Jika usulan itu diterima, maka mulai tahun ajaran depan para siswa di Libya akan mendapatkan pendidikan seperti pelajar di Turki.
Pejabat dari Kementerian Pendidikan, Salim Al Maghribi, menjelaskan bahwa salah satu alasan mengapa Turki dipilih sebagai model pendidikan Libya adalah karena Turki juga merupakan negara Islam.
Di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, Turki telah mengalami perubahan besar ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu Libya ingin mencontoh keberhasilan Turki dalam segala bidang.
Di bidang pendidikan saat ini ada dua prioritas pemerintah Libya, yaitu memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak akibat perang saudara antara pasukan pendukung Muammar Qadahafi dengan kelompok pemberontak, serta perbaikan kurikulum.
Saat ini, kata Al Magribi, terdapat 2,2 juta siswa dari total populasi Libya yang jumlahnya hampir 6 juta jiwa.*




