Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Satu Warga Saudi Dikeluarkan, Satunya Masih Dikurung di Guantanamo

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Oktober 2014 06:14 6:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Oktober 2014 06:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang warga Saudi yang dipenjara Amerika Serikat di Guantanamo masih tetap berada di dalam sel, sementara seorang lainnya akan dipulangkan ke negaranya, kata sebuah panel keamanan nasional AS Senin (20/10/2014).

Muhammad Abdulrahman Awn Al-Shamrani, 39, tetap berada di penjara CIA itu karena dianggap masih menjadi ancaman, kata Periodic Review Board di situsnya dilansir Reuters.

Menurut PRB Shamrani adalah bekas fasilitator dan perekruit anggota Al-Qaidah dan Taliban di Arab Saudi untuk diajak berperang di Afghanistan.

Shamrani tidak mengikuti review pada bulan Mei lalu dan memiliki masalah disiplin serius di penjara. Dia dikurung di penjara Amerika Serikat yang berada di lingkungan pangkalan militer AS di Kuba itu sejak Januari 2002.

Orang Saudi kedua, Muhammad Murdi Issa Al-Zahrani yang diduga ikut berperang bersama Afghanistan di Al-Qaidah, dinyatakan bebas dan akan dipulangkan ke negaranya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut panel dia tidak ada informasi yang kuat tentang keterkaitan Zahrani dengan Al-Qaidah dan dia menunjukkan ekspresi penyesalan. Begitu dipulangkan dia akan mengikuti program rehabilitasi pemerintah Saudi.

Departemen Pertahanan AS menyebut Zahrani berusia 44 atau 45 tahun. Dia dipenjara di Guantanamo sejak Agustus 2002.

Selama kesaksiannya pada Juni lalu, perwakilan Zahrani dari pihak militer berpendapat dia tidak terlalu berbahaya dibanding lima tokoh Al-Qaidah yang ditukar dengan Sersan Bowe Bergdahl, tentara AS yang terakhir dibebaskan dari tangan musuh Amerika di Afghanistan.

PRB dibentuk untuk mempercepat proses penutupan penjara Guantanamo, yang dijanjikan penutupannya beberapa tahun lalu oleh Presiden obama. Penjara itu saat ini masih memenjarakan 149 orang, yang sebagian sebenarnya sudah dinyatakan sejak lama tidak terkait dengan terorisme dan ditahan tanpa ada proses pengadilan.

Menteri Pertahanan Chuck Hagel wajib menginformasikan rencana mengeluarkan tahanan itu ke Kongres AS. Di mana berdasarkan putusan teranyarnya, PRB merekomendasikan pembebasan lima tahanan dan empat lainnya belum bisa dikeluarkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelantikan Jokowi Dimeriahkan Pesta Aneh-Aneh
Tulisan selanjutnya Tarik Minat Wisatawan Muslim, Hotel di Moskow Pasang Label Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?