Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bawa 132 Orang Pesawat China Eastern Airlines Jatuh di Pegunungan Guangxi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Maret 2022 18:53 6:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Maret 2022 18:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah pesawat Boeing 737 milik China Eastern Airlines dengan 132 orang di dalamnya jatuh di daerah pegunungan di China selatan, ketika melintasi perbukitan di provinsi Guangxi dan terbakar.

Maskapai milik negara itu adalah satu dari tiga maskapai besar China, bersama dengan China Southern and Air China.

Dikhawatirkan tidak ada yang selamat, jumlah korban jiwa dan penyebab jatuhnya pesawat tersebut belum diketahui.

Lebih dari 600 petugas kedaruratan bergegas tiba di lokasi kecelakaan. Petugas pemadam kebakaran, yang mencapai tempat kejadian lebih dulu, telah memadamkan api di perbukitan yang disebabkan oleh kecelakaan pesawat, lapor stasiun televisi pemerintah CCTV seperti dilansir BBC.

Administrasi Penerbangan Sipil China mengatakan pihaknya juga telah mengirim penyelidiknya ke tempat kejadian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di media sosial Tiongkok, rekaman yang diambil oleh penduduk desa setempat menjadi viral, menunjukkan api dan asap dari kecelakaan itu, dan puing-puing pesawat berserakan di tanah.

Standar keselamatan udara dan penerbangan di China telah meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir setelah serangkaian kecelakaan pada 1990-an. 

Kecelakaan pesawat besar terakhir di negara itu terjadi pada Agustus 2010, ketika sebuah pesawat dari Harbin jatuh di timur laut Yichun saat cuaca berkabut, menewaskan 42 orang.

Penerbangan MU5735 meninggalkan Kunming pada Senin (21/3/2022) pukul 13:11 waktu setempat (05:11 GMT) dan dijadwalkan tiba di Guangzhou pada 15:05.

Situs pelacakan penerbangan melaporkan pesawat itu sudah berada di udara selama lebih dari satu jam, dan hampir mencapai tujuannya ketika jatuh di Wuzhou, daerah pegunungan hijau yang rentan terhadap cuaca campuran saat ini karena China memasuki musim banjir tahunan.

Menurut data FlightRadar24, Informasi yang berasal dari penerbangan itu berakhir pada 14:22 waktu setempat di ketinggian 3.225 kaki.

Pesawat Boeing 737-800 tersebut berusia tujuh tahun, menurut situs-situs pelacak. Ini adalah model pendahulu dari lini Boeing 737 Max, yang merupakan pesawat yang terlibat dalam kecelakaan maut di Indonesia pada 2018 dan Ethiopia pada 2019. 

China melarang Boeing 7373 Max setelah kecelakaan-kecelakaan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Boeing 7373chinaChina Eastern Airlinespesawat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramzan Kadyrov Kepala Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov Puji Pasukannya karena Membantu Rakyat Ukraina
Tulisan selanjutnya Pernikahan Jarak Jauh Berpotensi Sebabkan ‘Kekasih Gelap’ Muncul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?