Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Redaktur Washington Post Pembongkar Skandal Watergate Meninggal Dunia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2014 15:28 3:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Oktober 2014 15:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ben Bradlee, redaktur yang mengawasi pemberitaan awak Washington Post tentang skandal Watergate yang menumbangkan kekuasaan presiden Amerika Serikat Richard Nixon telah meninggal dunia dalam usia 93 tahun.

Dilansir Aljazeera, Bradley meninggal pada hari Selasa (21/10/2014) di rumahnya di Washington DC karena sebab alami.

“Ben adalah seorang teman sejati dan pemimpin jenius di bidang jurnalisme,” kata Bob Woodward dan Carl Bernstein dalam pernyataan bersamanya. Mereka berdua dulu reporter ditugaskan oleh Bradlee untuk meliput skandal politik itu, yang mengungkap penyadapan besar-besaran dan trik-trik kotor yang dilakukan oleh presiden Nixon dan anak buahnya untuk kepentingan politik.

Presiden Obama yang menganugerahi Bradlee dengan Presidential Medal of Freedom tahun lalu mengatakan bahwa bagi pria wartawan itu (Bradlee) “jurnalisme lebih dari sekedar profesi”  dan merupakan hal yang vital untuk demokrasi Amerika.

Bradlee dilahirkan tahun 1921 di Boston yang garis keturunannya bisa dilacak hingga para pemukim awal di wilayah Massachussetts tahun 1600an.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dari sisi ibu, kakeknya adalah seorang seniman dan penulis Frederic Crowninshield, seorang keturunan dari Raja John II dari keluarga Valois di Prancis.

Setelah lulus dari Universitas Harvard, Bradlee mengabdi sebagai staf komunikasi Angkatan Laut Amerika Serikat selama Perang Dunia ke-2.

Dia bekerja sebagai reporter Washington Post sebelum menempati sebuah posisi di Kedutaan Amerika Serikat di Paris dan kemudian menjadi koresponden untuk majalah Newsweek di Prancis.

Ketika menjadi reporter Bradlee bersahabat dengan John F Kennedy dan meliput kesuksesannya dalam kampanye presiden.

Setelah Washington Post Co membeli saham Newsweek di tahun 1965, Bradlee diangkat menjadi redaktur pelaksana koran itu dan tiga tahun kemudian menjadi pemimpin redaksi.

Bradlee berhenti dari tugas redakturnya di tahun 1991, tetapi tetap menyandang julukan sebagai “wakil presiden” di media itu dan secara rutin mengunjungi bekas rekan-rekannya di koran itu hingga menjelang kematiannya.

Menurut Sally Quinn, reporter muda Washington Post yang dinikahi Bradlee tahun 1978, bulan lalu wartawan senior yang usianya jauh lebih tua dari dirinya itu didiagnosa menderita dementia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wanita Suriah Dosen Universitas Dammam Tinggalkan Kampus untuk Bergabung dengan ISIS/ISIL
Tulisan selanjutnya Kisah Pelaku Maksiat Dapat Hidayah Melalui Anaknya Yang Bisu Dan Tuli

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?