Hidayatullah.com–Ben Bradlee, redaktur yang mengawasi pemberitaan awak Washington Post tentang skandal Watergate yang menumbangkan kekuasaan presiden Amerika Serikat Richard Nixon telah meninggal dunia dalam usia 93 tahun.
Dilansir Aljazeera, Bradley meninggal pada hari Selasa (21/10/2014) di rumahnya di Washington DC karena sebab alami.
“Ben adalah seorang teman sejati dan pemimpin jenius di bidang jurnalisme,” kata Bob Woodward dan Carl Bernstein dalam pernyataan bersamanya. Mereka berdua dulu reporter ditugaskan oleh Bradlee untuk meliput skandal politik itu, yang mengungkap penyadapan besar-besaran dan trik-trik kotor yang dilakukan oleh presiden Nixon dan anak buahnya untuk kepentingan politik.
Presiden Obama yang menganugerahi Bradlee dengan Presidential Medal of Freedom tahun lalu mengatakan bahwa bagi pria wartawan itu (Bradlee) “jurnalisme lebih dari sekedar profesi” dan merupakan hal yang vital untuk demokrasi Amerika.
Bradlee dilahirkan tahun 1921 di Boston yang garis keturunannya bisa dilacak hingga para pemukim awal di wilayah Massachussetts tahun 1600an.
Dari sisi ibu, kakeknya adalah seorang seniman dan penulis Frederic Crowninshield, seorang keturunan dari Raja John II dari keluarga Valois di Prancis.
Setelah lulus dari Universitas Harvard, Bradlee mengabdi sebagai staf komunikasi Angkatan Laut Amerika Serikat selama Perang Dunia ke-2.
Dia bekerja sebagai reporter Washington Post sebelum menempati sebuah posisi di Kedutaan Amerika Serikat di Paris dan kemudian menjadi koresponden untuk majalah Newsweek di Prancis.
Ketika menjadi reporter Bradlee bersahabat dengan John F Kennedy dan meliput kesuksesannya dalam kampanye presiden.
Setelah Washington Post Co membeli saham Newsweek di tahun 1965, Bradlee diangkat menjadi redaktur pelaksana koran itu dan tiga tahun kemudian menjadi pemimpin redaksi.
Bradlee berhenti dari tugas redakturnya di tahun 1991, tetapi tetap menyandang julukan sebagai “wakil presiden” di media itu dan secara rutin mengunjungi bekas rekan-rekannya di koran itu hingga menjelang kematiannya.
Menurut Sally Quinn, reporter muda Washington Post yang dinikahi Bradlee tahun 1978, bulan lalu wartawan senior yang usianya jauh lebih tua dari dirinya itu didiagnosa menderita dementia.*