Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Thailand Batalkan Rencana Pekerjakan Narapidana di Kapal Ikan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Januari 2015 14:15 2:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Januari 2015 14:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah rencana radikal oleh pemerintah Thailand untuk mempekerjakan para narapidana di kapal-kapal penangkap ikan telah dibatalkan, kata kementerian luar negeri Selasa (20/1/2015), menyusul protes keras dari kelompok pembela hak asasi manusia.

Dilansir Reuters, kelompok-kelompok peduli HAM berpendapat rencana pemerintah menempatkan narapidana di kapal pencari ikan justru akan menggagalkan upaya memerangi perdagangan manusia yang banyak terjadi di sektor industri perikanan Thailand.

Thailand merupakan negara terbesar ketiga pengekspor bahan makanan dari hasil laut. Industri perikanan negeri gajah putih itu mempekerjakan lebih dari 300.000 orang, yang kebanyakan adalah para pekerja imigran ilegal dari negara-negara tetangga yang sering mendapatkan perlakuan tidak manusiawi.

Pada bulan Desember 2014, Kementerian Tenaga Kerja Thailand mengatakan akan mengirim para narapidana yang masa hukumannya tinggal kurang dari satu tahun untuk bekerja di kapal-kapal penangkap ikan, guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor itu yang hingga kini masih kekurangan, sekaligus menekan jumlah kasus perdagangan manusia di sektor kelautan.

Thailand menempati peringkat pertama terburuk dalam kasus perdagangan manusia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kementerian Luar Negeri Thailand dalam pernyataannya hari Selasa mengatakan telah mencabut rencana itu, seraya mengatakan bahwa hal itu merupakan ide yang sedang digali dan bagian dari program pemerintah guna membantu narapidan berintegrasi kembali ke dalam masyarakat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Khalid Bahah Lolos Dari Usaha Kudeta Pemberontakan Syiah Al Hautsi
Tulisan selanjutnya Siomay Babi Dijual di Mall, Umat Islam Diminta Hati-hati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?