Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Patroli di Pusat Kegiatan Yahudi 3 Tentara Prancis Ditikam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Februari 2015 12:15 12:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Februari 2015 12:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tiga prajurit Prancis yang sedang berpatroli di luar sebuah pusat komunitas Yahudi di selatan Prancis ditikam oleh seorang pelaku bersenjata tajam, lansir Aljazeera dari AFP.

Sarah Baron, seorang pejabat kepolisian di kota Nice, hari Selasa (3/2/2015) mengatakan bahwa pelaku sudah berhasil ditangkap setelah serangan tersebut di dekat sebuah departement store, Galeries Lafayette.

Walikota Nice Christian Estrosi mengatakan pelaku memiliki kartu identitas dengan nama Moussa Coulibaly.

Nama belakang pelaku tidak asing lagi, karena sama dengan nama belakang pelaku serangan atas sebuah toko Yahudi di Paris bulan Januari kemarin.

Jacky Rowland, koresponden Aljazeera di Paris, melaporkan bahwa meskipun nama belakang kedua orang itu sama, namun pelaku penusukan di Nice tidak memiliki hubungan dengan Amedy Coulibaly, warga keturunan imigran Mali pelaku penembakan di toko Yahudi tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Koresponden Aljazeera juga melaporkan bahwa ada satu orang lainnya yang diperiksa polisi terkait kejadian itu.

“Mereka memperlakukan kasus ini sebagai insiden teroris potensial,” kata koresponsen wanita itu mengutip keterangan pihak berwenang Prancis.

Seorang pejabat polisi mengatakan, pelaku menarik sebuah pisau dengan panjang setidaknya 20cm dari sebuah tas dan mengarahkannya ke salah satu tentara dan melukai dagunya. Pelaku kemudian mengayunkan pisaunya ke dua tentara lain, sehingga masing-masing mengalami luka di pipi dan lengan bawah. Pelaku akhirnya berhasil dibekuk polisi antihuru-hara yang berada tidak jauh dari gedung pusat komunitas Yahudi itu.

Manajer dari pusat komunitas Yahudi itu, seorang wanita yang tidak mau disebutkan identitasnya karena takut, membenarkan bahwa tentara yang diserang adalah petugas yang ditempatkan untuk berjaga-jaga di pusat kegiatan Yahudi tersebut. Menurut dia, peristiwa terjadi ketika jam makan siang dan tidak ada orang di dalam gedung.

Menurut pejabat kepolisian yang memberikan keterangan secara anonim karena kasusnya masih dalam penyelidikan, pelaku serangan adalah pria berusia sekitar 30 tahun dan motifnya belum diketahui jelas.

Sebelumnya pada hari yang sama, polisi Prancis menangkap delapan orang tersangka yang terlibat dalam sebuah jaringan pengirim orang-orang ke Suriah untuk ikut perang melawan rezim Bashar Al-Assad, kata Kementerian Dalam Negeri.

Mendagri Bernard Cazeneuve hari Selasa (3/2/2015) kepada para reporter mengatakan bahwa orang-orang tersebut ditangkap di ibukota Paris dan kota Lyon di tenggara Prancis.

Sebuah sumber keamanan mengatakan kepada AFP bahwa sekelompok orang yang ditangkap itu terdiri dari tujuh orang pria dan seorang wanita, berusia antara 21 dan 46 tahun.

“Tiga dari mereka sudah pernah pergi ke Suriah dan kembali pada bulan Desember,” imbuh sumber itu.

Para tersangka itu diketahui berasal dari Turki dan Afrika Utara.

Bulan lalu, Perdana Menteri Manuel Valls mengatakan bahwa sekitar 1.400 orang yang tinggal di Prancis telah bergabung dengan kelompok “jihad” di Suriah dan Iraq atau berencana untuk bergabung dengan mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UII Gratiskan Biaya Pendidikan Penghapal Al-Quran
Tulisan selanjutnya [Video] “Musholla Berjalan”, Inovasi Baru Ibadah Para Super Sibuk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’

Berita
27 Oktober 2026 14:42
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?