Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Komite Pemilu Israel Larang Politisi Arab Mencalonkan Diri Lagi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Februari 2015 11:37 11:37 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Februari 2015 11:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Anggota parlemen Israel keturunan Arab Palestina yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah sayap kanan Zionis, Haneen Zuabi, hari Kamis (12/2/2015) dilarang mencalonkan diri kembali dalam pemilihan umum bulan Maret besok.

Komite pemilu Israel dalam websitenya tidak memberikan alasan jelas larangan tersebut. Namun pengacara Zuabi, Hassan Jabareen, mengatakan penyebabnya adalah karena kliennya dinilai bersikap keras dan bermusuhan terhadap negara Yahudi itu.

Komite juga melarang tokoh ekstrim kanan Baruch Marzel, pengikut rabi radikal Meir Kahane yang dibunuh tahun 1990.

Zuabi, wanita berusia 45 tahun asal partai Arab-Israel, Balad, tahun 2013 juga dilarang ikut pemilu. Namun, larangan itu kemudian dibatalkan oleh Mahkamah Agung.

Dalam kasus terbaru ini, lembaga peradilan tertinggi itu diyakini juga akan memutuskan perkaranya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Zuabi dikenal sebagai politisi yang menentang konsep Israel sebagai negara Yahudi yang berdampingan dengan negara Pelestina merdeka. Wanita keturunan Arab itu mendukung ide negara tunggal di mana orang-orang Yahudi dan Arab memiliki hak yang sama.

Saat ini populasi orang Arab di Israel mencapai 1,3 juta jiwa atau 20 persen dari total populasi.

Zuabi dibenci di Israel karena ikut berpartisipasi dalam rombongan Freedom Flotilla yang dipimpin kapal Mavi Marmara menuju Jalur Gaza untuk mendobrak blokade laut Zionis sekaligus mengantarkan bantuan kemanusiaan pada Mei 2010.

Keputusan untuk melarang Zuabi mencalonkan diri dalam pemilu diajukan oleh partai pemerintah Likud dan partai ultra-nasionalis Yisrael Beitenu. Keduanya beralasan politisi wanita itu mendukung kekuatan bersenjata melawan pemerintah Israel.

Bulan lalu, empat partai politik Arab-Israel memutuskan untuk maju dalam pemilu 17 Maret sebagai satu blok. Zuabi berada di urutan ketujuh dalam daftar caleg blok poitik itu. Menurut jajak pendapat opini publik blok politik itu bisa memenangkan 10-13 kursi dari 120 kursi di Knesset, lansir AFP*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Runtuhnya Dominasi Politik Amerika Serikat [2]
Tulisan selanjutnya PM India Nerendra Modi Batal Jadi Sesembahan Kuil di Gujarat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?