Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Poster-poster Bernada Kebencian terhadap Islam Bertebaran di Sydney

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 19 Maret 2015 21:32 9:32 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 19 Maret 2015 21:32
Bagikan
Petugas pemadam kebakaran sedang melepas poster bernada kebencian terhadap Islam yang dipasang di tiang telepon di utara Sydney.
Bagikan

Hidayatullah.com–Satu sekolah dasar dan Pusat Islam di Dee Why, kawasan pinggiran Sydney utara ditaburi poster yang berbunyi pesan kebencian terhadap agama minoritas pada saat anak-anak sekolah menyelenggarakan Hari Harmonis.

“Poster-poster itu mengerikan, ditempatkan di luar pada sekolah yang paling multikultural di pantai utara,” kata Jaksa Agung, Brad Hazzard kepada Daily Telegraph, Kamis (19/3/2015).

“Ini bahkan lebih mengerikan, poster itu disebar setelah sekolah merayakan Hari Harmonis,” tambahnya.

Hazzard menyebutkan, serangan Islamophobia terbaru di Australia menyasar ke masjid Islamic Society Manly Warringah di South Creek Rd.

Poster-poster yang dipasang di tiang-tiang telepon itu berbunyi: “Islam = terorisme” dan “Zona Bebas Syariah “.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Dee Why Public School, anak-anak yang merayakan Hari Harmonis dihadapkan dengan tulisan-tulisan yang mengatakan: “Hari Harmonis adalah serangan rasis pada budaya Australia” dan “Multikulturalisme = perpecahan, kebencian dan perpecahan”.

Dengan menyebut tulisan-tulisan yang ditempel di sekolah sebagai “menyedihkan, xenophobia masa lampau”, Hazzard memuji masyarakat Islam di Dee Why.

“Masyarakat Muslim di wilayah kami adalah orang-orang yang sangat damai, hormat ,dan terhormat, dan jelas mereka memiliki pandangan jauh lebih baik pada kehidupan daripada orang-orang yang menaruh tulisan-tulisan ini,” kata dia.

Pengelola Islamic Society Manly Warringah, Faris Bawazier, mengatakan, respon terhadap tulisan-tulisan itu menggembirakan.

“Saya sangat, sangat berterima kasih terhadap orang-orang yang mendukung kami, terutama tetangga kami,” katanya.

Muslim –yang telah berada di Australia selama lebih dari 200 tahun– berjumlah 1,7 persen dari 20 juta penduduk Australia.

Setelah serangan 11/09, penduduk Muslim Australia dihantui dengan kecurigaan dan dipertanyakan patriotismenya.

Sentimen anti-Muslim meningkat setelah serangan anti-teror baru-baru ini –terbesar dalam sejarah Australia, di mana 15 orang ditangkap di utara-barat Sydney.

Penggerebekan tersebut lantas diikuti oleh sejumlah besar serangan anti-Muslim, termasuk satu masjid dirusak di Queensland dan nada ancaman terhadap Mufti Besar Australia.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wapres: Rekayasa, Video Anak-anak Dilatih ISIS
Tulisan selanjutnya Aksi Indonesia Gawat Darurat, Mahasiswa Sumbar Ultimatum Jokowi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?