Hidayatullah.com—Prancis dikabarkan akan melatih pasukan Libanon cara menggunakan persenjataan baru mereka, yang didapat dari bantuan Arab Saudi guna menghadapi kelompok bersenjata di perbatasan dengan Suriah.
Dilansir The Daily Star, koran lokal Al-Joumhouria mengutip keterangan seorang pejabat senior militer Libanon yang mengatakan bahwa sebuah delegasi dari Prancis akan tiba hari Jumat (20/3/2015) di Beirut. Mereka ditugaskan untuk melatih para prajurit cara menggunakan persenjataan baru yang dimiliki Libanon selama tiga tahun.
Panglima Angkatan Bersenjata Libanon Jenderal Jean Kahwaji hari Rabu kemarin bertemu dengan Dubes Prancis Patrice Paoli dan pemimpin perusahaan Prancis penjual peralatan pertahanan ODAS, Laksamana Edouard Guillaud, guna membahas kerjasama itu sejalan dengan bantuan militer Saudi kepada Libanon sebesar $3 milyar.
Paket kerjasama degnan Prancis tersebut mencakup persenjataan, perlengkapan dan kendaraan militer.
Pertemuan pejabat tinggi Libanon dan Prancis tersebut ditujukan untuk menetapkan jadwal pemenuhan kelengkapan pasukan Libanon dengan persenjataan Prancis. Kedua negara juga membahas jenis persenjataan yang ditawarkan kepada militer Libanon serta pelatihan bagi prajurit agar dapat menggunakannya.*