Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Koptik Minta Warga Mesir di Libya Pulang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Maret 2015 12:13 12:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Maret 2015 12:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dewan krisis di Komplek Suci Gereja Orthodoks Koptik menyeru agar warga Mesir yang bekerja di Libya segera pulang ke negerinya untuk menyelamatkan diri.

Dalam pernyataan hari Senin (23/3/2015) dewan tersebut mengatakan bahwa “Mesir mampu mengurus warganegaranya, melindungi mereka dan memberikan kehidupan yang layak kepada mereka.”

Dewan juga mengatakan bahwa seruan itu dikeluarkan berangkat dari peran patriotik dan tanggungjawab gereja, serta berdasarkan arahan dari Paus Tawadros II, lapor media bentukan Reuters di Mesir Aswat Masriya hari Selasa.

Kelompok ISIS/ISIL di Libya mengeksekusi 20 warga Koptik Mesir bulan Februari kemarin. Menyusul kejadian itu militer Mesir melancarkan serangan udara ke daerah-daerah yang diyakini menjadi basis kelompok ISIS di Libya.

Lebih dari 45.000 warga Mesir meninggalkan Libya sejak eksekusi itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak ada data resmi yang menyebutkan berapa banyak jumlah warga Mesir yang bekerja di Libya. Namun, semasa pemerintahan Muammar Qadhafi, negara Libya yang lebih makmur menjadi salah satu tempat tujuan utama banyak warga Mesir untuk mencari nafkah di luar negeri.

International Organisation for Migration memperkirakan sekitar 330.000 sampai 1,5 juta orang Mesir bekerja di Libya sampai Qadhafi digulingkan dan dibunuh pada tahun 2011. Ketika itu diperkirakan sekitar $19,5 juta hingga $33 juta dikirimkan tenaga kerja Mesir di Libya ke kampung halamannya dalam bentuk remittance.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Villa Milik Syeikh Ali Jumah Dibom Orang Tak Dikenal
Tulisan selanjutnya Belum Pasti Terpilih Kedua Kali, PM Inggris Tak akan Mencalonkan Diri untuk yang Ketiga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?