Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Netanyahu Menang Pemilu, Aktivis Inggris Serukan Kembali Sanksi atas Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Maret 2015 13:01 1:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2015 13:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pegiat pro-Palestina di Inggris memperbarui seruan mereka agar pemerintah Kerajaan Inggris dan Eropa memberikan sanksi atas Israel, setelah Benjamin Netanyahu kembali terpilih menjadi perdana menteri Zionis.

Para aktivis pro-Palestina yakin, sanksi merupakan satu-satunya cara untuk memaksa Israel mengakhiri penjajahannya atas negeri Palestina dan menghormati hukum internasional.

Palestine Solidarity Campaign (PSC) mengajak masyarakat Inggris untuk menandatangani petisi, yang mengatakan kepada pemerintah Inggris bahwa warganegaranya ingin agar sanksi segera secepatnya diterapkan atas Israel sampai bersedia mematuhi hukum internasional, lapor Ahram Online dari London Senin (23/3/2015).

PSC, salah satu gerakan pro-Palestina terbesar di Barat, tidak percaya proses perundingan perdamaian Israel dan Palestina akan mengalami kemajuaan.

Sebagaimana dikabarkan media, sehari sebelum pelaksanaan pemilihan umum pekan lalu, PM Netanyahu di depan publik mengatakan bahwa jika dirinya kembali terpilih maka dia tidak akan membiarkan terbentuknya negara Palestina dan tidak akan menghentikan pembangunan pemukiman-pemukiman Yahudi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut kebijakan Inggris, pemukiman Yahudi yang dibangun oleh Zionis Israel adalah ilegal berdasarkan hukum internasional. Dan hal itu menjadi penghalang bagi perundingan damai Palestina-Israel.

Namun, pada saat yang sama Inggris dan sekutunya, Amerika Serikat, bersikukuh mendukung solusi dua negara. Dan Inggris selalu saja menolak seruan sanksi atas Israel, dengan beralasan bahwa langkah itu tidak produktif.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya GMJ Meminta DPRD DKI Konsisten Gunakan Hak Angket
Tulisan selanjutnya Uruguay Tidak akan Menampung Lagi Bekas Tahanan Guantanamo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh

Berita
12 Juli 2026 11:46
Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital

Terbaru

  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?