Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kemendagri Mesir Tuding Al-Ikhwan Pakai Tentara Bayaran Asing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 April 2014 09:00 9:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 April 2014 08:36
Bagikan
Mobil-mobil terbakar akibat serangan bom di Mansura Selasa (24/12/2013) dini hari.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang jurubicara dari Kementerian Dalam Negeri Mesir mengklaim bahwa Al-Ikhwan Al-Muslimun menggunakan tentara-tentara bayaran dari Suriah, Iraq dan Afghanistan dalam seluruh serangan di Mesir belakangan ini, lansir kantor berita pemerintah MENA Ahad (6/4/2014).

Juribicara itu, Hani Abdul-Latif juga mengecam ragkaian kekerasan yang terjadi belakangan ini dan menekankan bahwa polisi akan memakai semua cara yang diperlukan guna melindungi rakyat Mesir.

Abdul-Latif kepada MENA mengatakan bahwa polisi masih terus berupaya melenyapkan “terorisme dalam semua bentuk” dengan membekukan aliran dana , serta mencari bahan-bahan peledak dengan bantuan informasi intelijen.

Menurut Abdul-Latif, ada 2 jenis terorisme di Mesir. Jenis pertama adalah kelompok-kelompok militan yang terdiri dari orang-orang yang pernah beroperasi di Afghanistan, Iraq dan Suriah.

Kelompok semacam itu, katanya, adalah yang paling banyak bertanggung jawab atas pemboman gedung direktorat keamanan di Daqahliya dan semua serangan yang terjadi di Semenanjung Sinai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ledakan besar di Daqahliya pada bulan Desember 2013 itu menewaskan 15 orang, serta lebih dari 130 polisi dan warga sipil lainnya luka-luka. Tak lama setelah serangan itu kelompok Ansar Baitul Maqdis mengaku sebagai pelakunya. Polisi kemudian merilis video kesaksian dari beberapa orang yang ditangkap dan diduga sebagai tersangka.

Mengutip laporan Kementerian Luar Negeri bulan lalu Abdul-Latif mengatakan, kelompok militan seperti Ansar Baitul Maqdis, Al-Furqan dan lainnya bertanggung jawab atas serangan-serangan yang belum lama ini terjadi yang menarget aparat keamanan di seluruh penjuru negeri dan menewaskan 252 polisi dan 187 tentara.

Abdul-Latif menjelaskan bahwa peran kelompok-kelompok militan semacam itu adalah melancarkan serangan-serangan tersebut bersama anggota-anggota Al-Ikhwan.

Al-Ikhwan, kata Abdul-Latif, bertanggung jawab atas terorisme jenis kedua, yang mana anggotanya terdiri dari para pemuda dari kelompok Islam yang bertanggung jawab atas kekerasan dan kerusuhan di berbagai universitas negeri di Mesir.

Sejak tahun ajaran baru yang dimulai pada bulan Agustus 2013, sejumlah universitas di Mesir mengalami bentrokan antara pasukan keamanan dengan mahasiswa pendukung mantan presiden Muhammad Mursy.

Abdul-Latif memperkirakan serangan-serangan itu akan meningkat dalam waktu dekat dengan tujuan untuk mengganggu proses pemilihan umum di negara itu yang akan digelar tahun ini.

“Al-Ikhwan melakukan semua cara yang mereka bisa untuk menyebarkan kekacauan ke seluruh penjuru negeri dan kita harus berhanti-hati dengan hal ini,” katanya.

Al-Ikhwan Al-Muslimun secara konsisten membantah tuduhan sebagai pelaku serangan atau terkait dengan kelompok-kelompok pelakunya, serta kerap mengencam aksi kekerasan itu.

Ratusan anggota Al-Ikhwan dan pendukungnya tewas dalam berbagai bentrokan dengan aparat, di mana sebagian besar tewas saat aparat membubarkan 2 kamp besar demonstran pro-Mursy di Kairo pada bulan Agustus 2013.

Menyusul serangan bom di Daqahliya bulan Desember itu, Al-Ikhwan dinyatakan sebagai organisasi terlarang dan pengadilan memutuskan seluruh aset dan aktivitas organisasi serta cabang-cabangnya di sita dan dibekukan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Ikhwanledakan di mesirmiliter mesirTentara Bayaran Asingterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cinta Orang-orang yang Dicintai Allah
Tulisan selanjutnya Selama tahun 2014, Zionis telah Serbu Masjidil Aqsha sebanyak 3168 Kali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?