Hidayatullah.com—Ketua Tokyo Medical Association mengatakan kasus baru Covid-19 harus diturunkan secara signifikan sebelum Olimpiade Tokyo bisa digelar dengan aman pada musim panas tahun ini.
“Apabila situasi seperti sekarang ini terus berlanjut, akan sulit untuk menggelar Olimpiade,” kata Haruo Ozaki dalam konferensi pers yang digelar secara daring pada 27 Mei dari Japan National Press Club. Olimpiade Tokyo dijadwalkan akan dimulai pada 23 Juli, lansir Asahi Shimbun.
Tokyo harus menurunkan kasus harian Covid-19 menjadi di bawah 100 atau berisiko akan terjadi lonjakan kasus saat penyelenggaraan Olimpiade, kata Ozaki.
“Saya meyakini status darurat perlu diperpanjang,” kata Ozaki. “Kecuali angkanya diturunkan ke level itu, akan terjadi lonjakan kasus baru pada bulan Juli dan Agustus ketika Olimpiade digelar.”
Lebih lanjut dia mengatakan apabila Olimpiade ingin dilaksanakan seperti rencana, maka pertandingan harus digelar tanpa ada penonton.
Ozaki juga menyarankan agar jumlah kedatangan dari luar negeri dibatasi selama Olimpiade, terutama individu yang berkaitan dengan penyelenggaraan pesta olahraga sejagat itu seperti mereka yang mengurus soal sponsor, bekerja untuk International Olympic Committee serta jurnalis berbagai media asing.
“Disarankan agar orang menyaksikan Olimpiade dari layar TV mereka di rumah guna mengurangi infeksi,” imbuhnya.”*