Hidayatullah.com—Departemen Luar Negeri Amerika Serikat hari Selasa (9/6/2015) mengatakan pihaknya tidak akan bertemu dengan sekelompok tokoh Al-Ikhwan Al-Muslimun yang sedang mengunjungi Washington untuk melakukan pertemuan tertutup, namun mengatakan kebijakannya masih mempertahankan hubungan dengan seluruh spektrum politik di Mesir.
Departemen Luar Negeri AS mengumumkan keputusannya itu sehari setelah sejumlah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa duta besar AS di Kairo telah dipanggil oleh pemerintah Mesir, karena pemerintah Kairo tidak senang dengan kunjungan tertutup sejumlah tokoh Al-Ikhwan ke Washington.
Jurubicara Departemen Luar Negeri AS Jeff Rathke mengatakan kepada para wartawan bahwa lembaganya tidak akan bertemu dengan tokoh-tokoh Al-Ikhwan yang sekarang sedang berkunjung ke Washington. Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengapa para pejabat AS melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh Al-Ikhwan pada bulan Januari lalu di Washington.
“Kami memutuskan untuk tidak melakukan pertemuan,” kata Rathke seperti dikutip Reuters. “Kami berhubungan dengan perwakilan dari berbagai spektrum politik … (Saya) tidak punya penjelasan lebih lanjut dari sekedar kami tidak bertemu mereka kali ini,” imbuhnya.*