Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengadilan Bolehkan Gereja Anglikan Brazil Tetap Buka Semasa Wabah Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Maret 2020 14:45 2:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2020 13:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah gereja Evangelis besar di Brazil memenangkan pertarungan di pengadilan agar tetap buka semasa wabah coronavirus, meskipun perkumpulan orang dalam jumlah banyak dapat membantu penyebaran penyakit.

Keputusan itu muncul beberapa hari setelah seorang uskup terkemuka dari gereja Evangelis lain mengatakan kepada pengikutnya agar tidak takut dengan pandemi Covid-19 karena iblis sedang berusaha menebarkan ketakutan.

Tokoh-tokoh keagamaan di seluruh dunia telah menutup rumah-rumah ibadah guna membantu meredam penyebaran coronavirus, tetapi banyak gereja Evangelis dan Katolik di Barzil masih tetap buka, meskipun di negara itu sudah 7 orang meninggal dunia karena Covid-19 dan 654 terkonfirmasi terjangkit virusnya.

Bahkan sebelum pengadilan mengeluarkan keputusan itu pada hari Kamis (19/3/2020), pimpinan Assembly of God Victory in Christ Church pastor Silas Malafia, yang merupakan pendukung kuat Presiden Jair Bolsonaro, mengatakan bahwa gerejanya akan tetap buka.

“Apabila semuanya tutup, maka akan ada sebuah pintu kecil di gereja saya yang terbuka dan saya akan berada di sana,” kata Malafia dalam sebuah video yang dirilis hari Kamis, seperti dilansir The Guardian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lebih dari 1.500 orang menghadiri kebaktian di sebuah gereja besar yang dipimpin Malafia di kota Rio de Janeiro pada hari Kamis, kata Alexandre Camargo, seorang pastor di gereja tersebut. Namun, kata Camargo, gerejanya tidak penuh sesak, karena setiap orang berjauhan sekitar 1 meter.

Gereja Evangelis terbesar di Brazil, Universal Church of the Kingdom of God, juga masih menggelar peribadatan. Konon gereja menyediakan sabun dan air, serta pembersih tangan, menyuruh orang agar menjaga jarak satu sama lain dan tidak berkontak fisik.

Pemimpin gereja itu, Uskup Edir Macedo, mengatakan kepada pengikutnya agar tidak khawatir dengan coronavirus. Dalam sebuah pesan dalam bentuk rekaman video di WhatsApp, dia berkata, “Ada kepentingan ekonomi di belakang semua kampanye coronavirus ini.”

Menurut Macedo kampanye menebarkan ketakutan akan coronavirus itu sengaja dibuat oleh iblis. “Setan bekerja dengan menebarkan rasa takut,” kata rohoniwan Kristen Evangelis itu.

Presiden Bolsonaro, politisi kanan-jauh yang menyebut wabah coronavirus sekedar “fantasi” media, belum lama ini mengundang kecaman dengan mengabaikan nasihat-nasihat medis berkaitan coronavirus dan muncul di publik dengan mengundang kerumunan orang dalam jumlah besar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brazilcoronavirusevangelisgereja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qatar Menyumbang 150 Juta Dollar untuk Melawan Corona di Gaza
Tulisan selanjutnya FPKS DPR Potong Gaji Maret untuk APD Bantu Pahlawan Medis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?