Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kebohongannya Dibongkar Orangtua, Wanita Aktivis HAM Amerika Mundur dari Posisinya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juni 2015 15:29 3:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juni 2015 15:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang wanita ketua organisasi pembela hak-hak sipil di Amerika Serikat akhirnya mengundurkan diri, beberapa hari setelah orangtuanya sendiri membongkar kebohongan yang dilakukannya.

Rachel Dolezal merupakan ketua cabang wilayah Spokane dari National Association for Advancement of Colored People, organisasi tertua pembela hak-hak sipil orang kulit berwarna (warga Amerika keturunan Afrika) di Amerika Serikat.

Selama ini dia mengaku memiliki darah Afrika (kulit hitam) dari orangtuanya.

Sepasang suami-istri kulit putih pekan lalu mengaku sebagai orangtua biologis dari Rachel Dolezal. Mereka sengaja tampil ke publik karena selama ini Dolezal telah berbohong mengenai asal-usulnya dengan mengaku-aku sebagai keturunan kulit hitam dan tampil sehari-hari di publik seperti orang keturunan Afrika.

Orangtua Dolezal mengatakan kepada media bahwa putri mereka sesungguhnya keturunan kulit putih dan memiliki jejak keturunan orang asli Amerika (Indian). Mereka menunjukkan foto-fotonya semasa kecil dengan warna kulit cerah (putih) dan rambut pirang lurus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Foto tersebut berbeda dengan penampilan Dolezal saat ini, yang tampil sehari-hari dengan warna kulit kecoklatan dan rambut keriting seperti orang-orang berdarah Afrika.

Dolezal, 37, yang juga merupakan pegawai dari pemerintah kota Spokane, ternyata dalam surat lamaran pekerjaannya mencantumkan identitas sebagai wanita kulit putih, Afrika-Amerika dan asli Amerika (Indian). Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Kota Spokane Ben Stuckart.

Menurut Stuckart pihak pemerintah kota sudah memulai penyelidikan atas surat lamaran pekerjaannya. Stuckart mengatakan bahwa Dolezal melayangkan pengaduan-pengaduan atas diskriminasi ras yang diterimanya, dan yang paling anyar adalah pengaduan soal surat berisi kebencian atas dirinya.

Dalam pengumuman pengunduran dirinya sebagai ketua NACCP cabang Spokane, Dolezal mengatakan dirinya mengambil sikap diam saat kontroversi tentang dirinya muncuat ke publik, karena dia menghormati kerja yang dilakukan oleh organisasinya yang memperjuangkan hak-hak sipil.

Kontroversi seputar Dolezal mencuat ke publik setelah dalam sebuah foto dia tampil bersama seorang pria berkulit hitam yang disebutnya sebagai ayahnya.

Ketika seorang penyiar lokal pekan lalu di pinggir jalan menanyakan perihal orangtua Dolezal yang asli, yang berkulit putih, wanita aktivis HAM itu berlagak seolah-olah tidak memahami pertanyaan yang diajukan kepadanya. Setelah didesak terus dan tampak tersudut dengan pertanyaan itu, Dolezal akhirnya pergi meninggalkan penyiar yang mewawancarainya tersebut.

Sampai hari Jumat lalu, Dolezal masih tercatat sebagai pengajar di Africana Studies Programme di Eastern Washington University.

Dilansir Aljazeera (13/6/2015), ibu Rachel Dolezal, Ruthanne, mengatakan bahwa keluarganya memiliki darah keturunan Ceko, Swedia, Jerman dan sedikit keturunan orang asli Amerika (Indian).

Ruthanne mengatakan dia dan putrinya itu tidak saling berkomunikasi selama bertahun-tahun, dan Rachel Dolezal mulai tampil seolah-olah sebagai keturunan Afrika sejak 8-9 tahun lalu, setelah keluarga mereka mengadopsi 4 anak berkulit hitam.

Sejumlah laporan media menyebutkan bahwa menurut keterangan Ruthanne, seorang bocah kulit hitam yang diakui sebagai anak oleh Rachel, sesungguhnya adalah salah satu anak angkat yang diadopsi oleh Ruthanne dan suaminya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ahlul Bait
Tulisan selanjutnya Zaman Fitnah, Umat Islam Saling Berperang Antar Sesama [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?