Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anggota Knesset di Mavi Marmara Mendapat Ancaman Mati

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juni 2010 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebagian aktivis kemanusiaan Freedom Flotilla sudah kembali pulang ke tanah airnya, sementara itu salah seorang di antaranya menerima ancaman pembunuhan di Israel.

Haneen Zuabi, seorang keturunan Arab Palestina yang mejadi anggota Knesset dan bergabung dengan para aktivis di kapal Mavi Marmara, sekarang harus mendapat pengawalan bersenjata, setelah hampir 500 orang di Facebook menuntut eksekusi atas dirinya.

Selama persidangan di parlemen Rabu lalu, Zuabi dihujani sumpah serapah dan didorong keluar dari ruang pertemuan, seraya diteriaki, “pergilah ke Gaza, pengkhianat!”

Wanita berusia 41 tahun dari Partai Balad itu juga mendapat ancaman pembunuhan lewat telepon dan email. “Saya tidak takut,” ujarnya dari kampung halamannya di Nazareth.

“Hal seperti itu sudah turun-temurun di sini, itu bukan hal yang baru dimulai kemarin. Hanya saja sekarang lebih keras dan kasar,” katanya mengomentari cercaan dan ancaman yang diterimanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Israel ingin agar banyak orang yang mati untuk menakut-nakuti kita dan mengirimkan pesan agar di masa datang jangan ada lagi konvoi kemanusiaan yang berusaha mendobrak pengepungan atas Gaza,” katanya kepada para wartawan di hari sebelumnya.

Menurut cerita Zuabi, kapal Angkatan Laut Israel mengepung Mavi Marmara dan menembakinya, sebelum tentara-tentara Israel diterjunkan ke atas kapal lewat helikopter.

Ia ke bawah ke tempat penyimpanan dan dalam beberapa menit dua orang yang meninggal dibawa masuk, disusul kemudian dua orang lain yang terluka parah.

Tentara Israel menolak permintaannya untuk memberikan pertolongan kepada penumpang yang terluka, yang tidak lama kemudian meninggal dunia.

Zuabi, yang di Israel dikenal fasih berbahasa Hebrew, mengatakan bahwa tentara Israel memintanya untuk menerjemahkan perintah-perintah mereka kepada para penumpang. “Awalnya saya menolak,” ujarnya. “Saya balik berteriak, ‘Mengapa kalian tidak meminta pertolonganku sebelum membunuh orang-orang ini?”

Tapi kemudian ia menyadari jika bantuannya bisa mencegah kekerasan lebih lanjut. “Saya khawatir miskomunikasi dan kepanikan akan menyebabkan kematian lebih banyak,” katanya.

“Semua orang di atas kapal ketakutan, berteriak, dan menangis. Dan saya merasa punya tanggung jawab atas mereka.”

Zuabi kemudian menjadi penerjemah mereka sambil membantu para korban.

Bersama dengan para aktivis lainnya, ia dibawa ke Pelabuhan Ashdod pada hari Senin. Zuabi yang memiliki kekebalan hukum sebagai anggota parlemen diinterogasi tiga kali sebelum akhirnya dibebaskan. Sementara empat keturunan Palestina yang berkebangsaan Israel lainnya, dibebaskan dari penjara Ashkelon Kamis (3/6/2010) pagi, tapi menjadi tahanan rumah hingga pekan mendatang. Mereka belum dikenai tuntutan.

“Kesempatan hidupnya 50%,” kata Zuaibi menceritakan kegentingan situasi saat itu. Dan kini ia menghadapi ancaman dan kekerasan lain.

“Saya tidak bisa melupakan gambar-gambar kematian, tapi saya belum menangis untuk mereka. Saya harus tetap kuat dalam situasi ancaman atas keselamatan diri seperti ini,” tegasnya. [di/sott/hidayatullah.com]

Keterangan Foto:Hanin Zo’bi (memegang mikrofon), anggota parlemen Israel
Knesset dari partai kaum Arab mendukung Freedom Flotilla 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis Yunani: Tidak Akan Berhenti Selama Palestina Dijajah
Tulisan selanjutnya Serangkaian Doa untuk Surya Fachrizal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?