Hidayatullah.com—Kepolisian Pakistan mengatakan bahwa pihaknya telah menembak mati Malik Ishaq, pimpinan dari kelompok bersenjata Muslim (Sunni) yang dinyatakan terlarang di negara itu, Lashkar-e-Jhangvi.
Ishaq, yang dimasukkan ke dalam tahanan pekan lalu, sedang berada dalam iring-iringan mobil penjara di Provinsi Punjab ketika pendukungnya melancarkan serangan tembakan guna membebaskan dirinya, kata polisi.
Kepolisian Pakistan mengatakan Ishaq tewas terbunuh dalam baku-tembak bersama dengan dua putranya dan 11 militan di distrik Muzaffargarh, lapor BBC (29/7/2015).
Menteri dalam negeri wilayah Punjab Shuja Khanzada mengkonfirmasi kabar itu kepada AFP, sementara seorang dokter di RS Distrik Muzaffargarh mengatakan 14 mayat dikirim ke sana.
Enam orang anggota kepolisian juga dikabarkan terluka, tetapi sejumlah koresponden mengatakan kabar itu tidak jelas, dan penjelasan rincinya belum diterima media.
Lashkar-e-Jhangvi dinyatakan terlarang di Pakistan pada 2001 dan dinyatakan oleh Amerika Serikat sebagai kelompok teroris pada 2003. Kelompok itu dituduh membunuh ratusan pengikut Syiah di Pakistan.*