Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dari Satu Pesta Pernikahan di AS, 117 Orang Tertular, 7 Meninggal karena Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 September 2020 14:40 2:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 September 2020 14:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah pesta pernikahan yang digelar di daerah pedesaan di Maine, Amerika Serikat, menjadi titik panas penyebaran Covid-19 setelah diketahui bahwa dari pesta itu kemudian 117 orang tertular coronavirus dan 7 di antaranya meninggal dunia.

Pesta pernikahan itu digelar pada awal Agustus dengan dihadiri 65 orang, yang berarti melanggar batas maksimal 50 orang untuk kerumunan di masa pandemi.

Prosesi pernikahan yang digelar di sebuah gereja kemudian dilanjutkan dengan pesta di Big Moose Inn, keduanya terletak di kota kecil Millinocket yang terkenal akan keindahan alamnya.

Sepuluh hari kemudian, dua puluhan orang yang berkaitan dengan acara pernikahan itu dites positif Covid-19, dan petugas dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Maine mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Direktur CDC setempat Nirav Shah hari Kamis (17/9/2020) memberikan laporan perkembangan kasus itu dan menyatakan bahwa 7 orang yang meninggal karena Covid-19 klaster pernikahan tersebut tidak satupun yang ikut menghadiri acara itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Petugas yang melakukan pelacakan kontak mengaitkan pesta perkawinan itu dengan kasus-kasus yang terjadi di daerah lain, termasuk 80 kasus di sebuah penjara yang terletak 230 mil jauhnya. Rupanya, salah satu sipir penjara di sana ikut menghadiri pesta pernikahan itu.

Sebanyak 10 kasus suspek Covid-19 ditemukan di sebuah gereja Baptis di daerah yang sama, sementara 39 kasus infeksi dan 6 kematian ditemukan di sebuah panti jompo yang berjarak 100 mil dari Millinocket.

Sebagian penduduk Millinocket, yang berpenduduk 4.000 jiwa, mengutarakan kemarahan mereka terhadap pihak penyelenggara pesta pernikahan itu, termasuk bar yang menjamu tamu –yang izinnya sekarang sudah dicabut.

“Mereka seharusnya tidak menggelar pesta pernikahan itu. Menurut saya [jumlah undangan] seharusnya dibatasi sebagaimana mestinya,” kata Nina Obrikis, seorang jemaat gereja Baptis di mana seremoni pernikahan digelar.

“Kami jadi tidak bisa pergi ke mana-mana atau melakukan apa-apa,” imbuh wanita itu kesal seperti dikutip AFP Jumat (18/9/2020).

Cody McEwan, kepala dewan kota kecil itu mengatakan bahwa begitu kabar wabah merebak, “kami langsung menutup kota ini lagi sepenuhnya.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcoronaviruscovid-19pernikahan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 38 Tahun Sabra dan Shatila: Kejahatan yang Masih Terus Berlanjut (2-habis)
Tulisan selanjutnya Universitas Toronto Membatalkan Tawaran Pekerjaan kepada Akademisi yang Vokal Mengkritik ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?