Hidayatullah.com—Penutupan atas sebuah lokasi pemrosesan nuklir Amerika Serikat di South Carolina, akibat adanya ancaman gangguan keamanan, telah berakhir dan fasilitas nuklir itu kembali beroperasi normal.
Fasilitas yang berasa di daerah Savanah River itu ditutup setelah anjing pelacak mengendus adanya kemungkinan residu bahan peledak di sebuah truk, lapor BBC Selasa (18/8/2015).
Kepada Reuters seorang pejabat AS mengatakan bahwa situasi sudah dinyatakan aman, meskipun mereka masih melakukan pemeriksaan atas kendaraan pengangkut tersebut.
Fasilitas milik Departemen Energi AS itu memurnikan uranium dengan kadar pengayaan tinggi.
Sebelumnya di laman Facebook, sejulah pejabat mengatakan tin tanggap darurat telah tiba untuk melakukan tugasnya dan jalan menuju ke lokasi tersebut ditutup.*