Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penulis Frederick Forsyth Mengaku Pernah Bekerja untuk Intelijen Inggris MI6

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2015 20:43 8:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Agustus 2015 20:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Penulis novel thriller asal Inggris Frederick Forsyth mengungkap bahwa dirinya pernah bekerja untuk badan intelijen Kerajaan Inggris MI6 dalam biografinya “The Outsider”, yang dirilis pada hari Ahad (30/8/2015).

Forsyth, yang buku larisnya antara lain “The Day of the Jackal”, menceritakan bagaimana dia membantu misi intelijen inggris di luar negeri seperti di Biafra (Nigeria), Jerman Timur, Rhodesia dan Afrika Selatan, lapor AFP.

Saat bekerja sebagai wartawan pada tahun 1968 dia didekati oleh seorang agen MI6 bernama “Ronnie”. Ketika itu Ronnie menginginkan informasi mendalam soal keadaan di Biafra, di mana terjadi perang sipil antara tahun 1967 dan 1970.

Saat berada di Biafra, Forsyth melaporkan perihal situasi militer dan kemanusiaan, sambill terus memberikan informasi kepada Ronnie yang, karena banyak hal, tidak bisa dimunculkan di media.

Kemudian pada tahun 1973, Forsyth diminta melakukan misi untuk MI6 di negara komunis Jerman Timur.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Permintaan mereka sederhana. Di sana ada satu aset, seorang kolonel Rusia, yang bekerja untuk kami (intelijen Inggris, red) jauh di dalam Jerman Timur, dan dia memiliki sebuah paket yang perlu untuk kami bawa keluar,” tulis Forsyth.

Forsyth mengatakan dia mengendarai mobil convertible Triumph ke Dresden dan menerima paket itu dari si kolonel Rusia di toilet Museum Albertinum.

Di Rhodesia pada tahun 1970-an, Forsyth diminta untuk menyelidiki maksud-maksud pemerintah di sana kala itu. Sementara pada 1980-an dia diminta untuk mencari tahu tentang rencana pemerintah atas senjata-senjata nuklir yang dimiliki negara itu semasa peralihan kekuasaan pasca-apartheid ke Kongres Nasional Afrika (ANC).

Sebagai imbalan atas kerjanya, Forsyth mengatakan bahwa sejumlah anggota MI6 membantunya melakukan riset untuk penulisan buku-buku karangannya.

“Saya memiliki sejumlah nomor [telepon] untuk dihubungi. Jika saya ingin bertemu pada saat makan siang di suatu tempat, saya akan bertanya apakah OK?” tulis Forsyth. “Mereka akan meminta izin dulu kepada atasannya.”

Forsyth, 77, telah menulis lebih dari 20 novel dan menjual lebih dari 70 juta eksemplar bukunya di seluruh dunia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahathir Mohamad Desak Rakyat Tumbangkan PM Najib Razak
Tulisan selanjutnya Turki Sediakan Hadiah Uang untuk Informasi Soal Teroris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?