Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Nilai Mata Uang Anjlok, Presiden Zambia Minta Pertolongan Tuhan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2015 00:29 12:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Oktober 2015 00:28
Bagikan
Presiden Zambia Edgar Lungu (memegang Bibel).
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Zambia Edgar Lungu hari Ahad (18/10/2015) meminta pertolongan Tuhan untuk menghentikan penurunan nilai mata uang negaranya yang melaju sangat kencang dalam sebuah hari berdoa nasional, sementara bar-bar ditutup dan pertandingan-pertandingan sepakbola dihentikan.

Bulan lalu Lungu memerintahkan diadakannya waktu khusus berdoa, setelah mata uang negaranya, kwacha, jatuh 45 persen terhadap dolar sejak awal tahun ini dikarenakan anjloknya harga tembaga yang merupakan ekspor utama Zambia.

Harga-harga barang melonjak tinggi, sedangkan listrik sering padam akibat menyusutnya debit air di Danau Kariba, di mana pembangkit listrik yang ada di sana menyuplai sebagian besar keperluan listrik Zambia.

Menurut catatan stasiun televisi berita bisnis Bloomberg, penurunan 45 persen kwacha terhadap dolar tahun ini merupakan yang terburuk yang dialami 155 mata uang.

“Tuhan kita mendengar tangisan-tangisan kita, Dia mengampuni dosa-dosa kita, dan kita yakin Dia akan memulihkan negara kita dari masalah-masalah serius ekonomi yang kita hadapi,” kata Lungu di hadapan 5.000 rakyat Zambia, termasuk mantan presiden Kenneth Kaunda dan Rupiah Banda.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lungu juga meminta rakyat Zambia yang memiliki ide cemerlang bagaimana cara mengatasi masalah yang sedang dihadapi negara agar ikut membantu pemerintah.

“Banyak orang di luar sana yang memiliki ide-ide cemerlang, silahkan datang. Kami menjalankan sebuah pemerintahan terbuka,” kata Lungu dalam pertemuan dengan rakyat di ibukota Lusaka, seperti dikutip Aljazeera.

“Kita seharusnya tidak penah mengharapkan kesuksesan politik di atas bencana atau kegagalan negeri ini. Rakyat kita sendiri yang akan menderita,” kata Lungu, seolah meminta rakyat Zambia agar tidak menyalahkan pemerintahannya atas melorotnya nilai mata uang dan rusaknya perekonomian negara mereka.

“Anda semua mengetahui bahwa Tuhan adalah cinta, dan saya memohon kepada Anda semua untuk melakukan yang terbaik dan memasrahkan selebihnya kepada Tuhan,” kata Lunga yang merupakan penganut Kristen.

Sementara itu Kenneth David Kaunda, yang merupakan presiden pertama Zambia, berdoa agar Tuhan membantu Lungu untuk menyelesaikan masalah-masalah negara.

“Tuhan, bantulah terus kami untuk memecahkan masalah-masalah yang mungkin dihadapi anak muda ini di kemudian hari,” kata Kaunda sambil meletakkan tangannya di atas kepala Lungu.

Persatuan Sepakbola Zambia menunda semua pertandingan hari Ahad kemarin dan pemerintah mengumumkan bahwa bar-bar tidak boleh buka sebelum pukul 6 sore.

Para pengkritik pemerintah menuding Lungu gagal mengatasi penyebab masalah ekonomi negara, dengan mengatakan bahwa hari doa nasional itu hanyalah pengalihan isu agar rakyat tidak menyalahkan pemerintahannya.

Saat hari doa bersama nasional itu, Uskup Peter Ndlovu menyerang balik para pengkritik pemerintah.

“Bibel mengatakan bahwa emas dan perak adalah milik Tuhan. Jika kita berdoa, Tuhan akan memulihkan perekonomian negara kita,” kata tokoh agama Kristen Zambia itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mendagri Jerman Imbau Warga Tidak Terpengaruh Anti-Muslim PEGIDA
Tulisan selanjutnya “Sujud, Sujud, di Puncak Gunung…”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?