Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dinilai Anti Islam, Perusahaan di Timur Tengah Berhenti Jual Produk Donald Trump

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Desember 2015 10:11 10:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Desember 2015 10:00
Bagikan
Produk-produk Trump Home yang kebanyakan mewah selama ini dijual di swalayan-swalayan Lifestyle di Uni Emirat Arab, Kuwait, Arab Saudi dan Qatar
Bagikan

Hidayatullah.com–Penyataan anti-Muslim bakal calon presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya merugikan bisnisnya sendiri di Timur Tenga.

Beberapa perusahaan dan pasar swalayan besar di kawasan ini menyatakan menolak menjualkan barang buatan “Trump Home” yang dimiliki Donald Trump.

Diantara perusahaan itu adalah Landmark Group, yang berkantor pusat di Dubai, perusahaan yang populer di Timur Tengah dengan merek dekorasi rumah Lifestyle.

Perusahaan ini mengatakan kepada The Independent tidak akan lagi menjualkan dekorasi rumah milik Donald Trump.

“Mengingat laporan terbaru yang dibuat oleh calon presiden (Donald Trump, red) di media AS, kami menangguhkan penjualan semua produk dari dekorasi dari Trump Home,” kata Lifestyle CEO Sachin Mundhwa, Rabu (08/12/2015).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di kawasan Timur Tengah, Trump Home menjual lampu, cermin dan kotak perhiasan.

Produk-produk Trump Home yang kebanyakan mewah selama ini dijual di swalayan-swalayan Lifestyle di Uni Emirat Arab, Kuwait, Arab Saudi dan Qatar.

Konglomerat real estate dan bintang reality show ini lebih banyak mendapat keuntungan dari lisensi namanya untuk golf, produk barang mewah dan produk retail, ketimbang dari pengoperasian gedung.

Namun induk swalayan ini, Landmark, salah satu grup ritel terbesar di Timur Tengah beranggotakan 190 swalayan di Timur Tengah, Afrika dan Pakistan, menyatakan telah menarik semua barang dagangan Trump dari rak-rak pajang mereka.

Produk Trump Home dijual di toserba Lifestyle di kawasan Timur Tengah, seperti; Uni Emirat Arab, Kuwait, Arab Saudi dan Qatar.

Keputusan Landmark menolak menjualkan produk Trump Home, menyusul komentar Donald Trump yang menyerukan pelarangan seluruh umat Muslim untuk memasuki AS pada awal pekan lalu.

Meskipun hingga saat ini tidak ada pengumuman soal mitra bisnis Trump yang memutuskan kerja sama bisnis, sejumlah perusahaan menunjukkan kekhawatiran mereka untuk menggungakan merek Trump untuk berbisnis di Timur Tengah.

Sebelumnya,  bakal calon presiden dari Partai Republik itu memicu kecaman setelah memaparkan keinginan melarang orang-orang Islam memasuki Amerika karena Muslim ia anggap “mendorong kebencian terhadap Amerika”.

Pernyataan Donald Trump soal Islam ini dikecam berbagai kalangan, dari pejabat pemerintah.

Pentagon bahkan memperingatkan pernyataan anti-Muslim ini dapat menganggu keamanan nasional AS karena akan memperkuat kelompok yang menyebut diri ISIS.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry bahkan menyebut pernyataan itu “tidak konstruktif” dalam perang melawan ISIS.

Sementara itu tajuk rencana ArabianBusiness.com dikutip CNN, mendesak para pengusaha Timur Tengah mengkaji ulang hubungan mereka dengan Trump.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatanti-MuslimDonald TrumpislamophobiaLandmark GroupLifestylePentagonTrump Home
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Hentikan Pembangunan Pembangkit Nuklir Pertama Turki
Tulisan selanjutnya Dari Anak Biologis Menjadi Anak Ideologis [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?