Hidayatullah.com—Sedikitnya sepuluh orang terbunuh dan 15 luka-luka dalam ledakan di alun-alun Sultanahmet, kawasan wisata bersejarah di Istanbul.
Keterangan resmi pemerintah kota menyebutkan ledakan terjadi, Selasa (12/01/2016) pagi sekitar pukul 10:20.
“Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan,” demikian kantor gubernur Istanbul kepada Dogan News Agency.
Sementara itu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan serangan di jantung wisata Istanbul pada Selasa itu menewaskan 10 orang dan melukai 15 lainnya, diyakini dilakukan pengebom bunuh diri dan beberapa korban tewas merupakan warga asing.
“Saya mengecam keras serangan teror ini yang dilakukan oleh pengebom bunuh diri asal Suriah,” kata Erdogan dalam pidatonya di Ankara menanggapi insiden tersebut.
“Sayang sekali, terjadi korban jiwa, termasuk warga lokal dan asing. Insiden ini kembali menunjukkan bahwa kita harus bekerja sama menghadapi teror.”
“Posisi Turki tidak akan berubah. Kita tidak akan membedakan antara nama atau singkatan (pelaku teroris).”
“Target pertama semua kelompok teror yang aktif di kawasan ini adalah Turki. Karena Turki melawan mereka dengan tekad yang sama,” imbuh dia.
Alun-alun Sultanahmet terletak dekat dengan Masjid Biru dan Hagia Sophia, kawasan paling banyak dikunjungi turis dan bagian kota Istanbul paling padat.
Ambulan mendatangi lokasi, dan mengangkut korban luka dan tewas. Polisi menutup jalan, dan hampir seluruh kawasan.
Al Jazeera, mengutip saksi mata, mengatakan tanah bergetar saat ledakan terjadi. Reporter NTV, yang berada tak jauh dari lokasi ledakan, mengatakan mayat-mayat bergelimpangan di jalanan sesaat setelah ledakan.*