Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ikut Terlibat di Suriah, Iran Larang Saudi Campur Tangan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Februari 2016 06:59 6:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Februari 2016 06:59
Bagikan
Brigadir Jenderal Masoud Jazayeri
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski Iran terlibat bersama Rusia, Iraq dan milisi Syiah Libanon (Hizbullah) ikut menghancurkan Suriah, seorang panglima senior tentara Iran justru memperingatkan Arab Saudi tidak mengirimkan pasukan darat ke Suriah setelah Saudi menggelarkan pesawat tempur di Turki.

“Kami jelas tidak akan membiarkan situasi di Suriah berlaku seperti yang diinginkan negara-negara pemberontak. Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” kata wakil kepala staf Brigadir Jenderal Masoud Jazayeri kepada televisi Iran berbahasa Arab, Al-Aalam.

Jazayeri menjawab pertanyaan mengenai apakah Iran telah berencana menambah penasihat militernya ke Suriah di mana pasukan Saudi akan digelarkan di sana sehingga menciptakan risiko bentrok langsung antara Iran dan Saudi.

“Para teroris yang berperang di Suriah saat ini adalah pasukan Arab Saudi atau pasukan Amerika atau bahkan pasukan reaksioner di kawasan ini,” kata Jazayeri.

“Sekarang, ketika pasukan Suriah dan pasukan rakyat menggapai kemenangan, mereka ingin mengirimkan tentara ke Suriah, tetapi ini hanya gertakan dan perang psikologis,” kata Jazayeri seperti dikutip Antara dari AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Serangan Rusia

Sementara itu, PBB mengutuk serangan udara terhadap sejumlah rumah sakit dan sekolah di Suriah utara, hari Senin (15/02/2016), yang dikatakan menewaskan hampir 50 orang, termasuk anak-anak.

Sekjen PBB, Ban Ki-moon, mengatakan serangan tersebut jelas-jelas adalah pelanggaran terhadap hukum internasional.

Pemerintah Amerika Serikat juga mengecam keras serangan udara ini, yang dituduhkan ke militer Rusia.

“Kami mengutuk serangan ini … yang dilakukan oleh rezim dan pihak-pihak yang mendukung mereka, termasuk Rusia,” kata John Kirby, juru bicara Kementerian Pertahanan di Washington dikutip BBC.

Rusia sejak beberapa waktu terakhir mengerahkan serangan udara, menjadikan sasaran tuduhan yang mereka sebut ‘kelompok-kelompok teroris’ sebagai sasaran serangan namun faktanya justru banyak menyerang warga dan rakyat sipil.

Iran secara diam-diam memasok senjata dan pasukan milisi membantu Bashar al Assad sejak konflik meletus tahun 2011. Namun secara nyata, Iran dan Rusia melakukan pertemuan pada November 2015 dan membuat perjanjian untuk saling bekerja sama membantu rezim kejam yang membunuhi rakyatnya sendiri hingga terusir ke berbagai Negara.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudicampur tangan di SuriahHizbullahiranrusiasuriahSyiah Brigadir Jenderal Masoud Jazayeri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Solusi Tegakkan Kembali Peradaban Umat Islam
Tulisan selanjutnya Khalifah Terakhir dan Kekuatan Medsos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?