Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sepinya Berhari Raya Qurban di Pakistan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 28 Oktober 2012 15:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tidak seperti di Indonesia, sepinya Hari Raya Idul Qurban atau Idul Adha dirasakan para mahasiswa asal Indonesia yang sedang belajar di Pakistan. Menurut Fahri Rizal Ma’ruf, mahasiswa semester lima Fakultas Islamic Studies, International Islamic University of Islamabad (IIUI), terjadi karena saat Idul Adha semua toko yang ada di Pakistan tidak ada yang buka. Oleh karenanya, untuk mengantisipasi hal tersebut mahasiswa Indonesia di tempat itu sudah mempersiapkan Idul Adha dari jauh-jauh hari.

“Jauh-jauh hari para mahasiswa dari berbagai negara mempersiapkan segala kebutuhan sehari-hari,” cerita Fahri  kepada hidayatullah.com, Sabtu (27/10/2012) via email.

Tidak hanya itu, hari Idul Adha di Pakistan tidak sama dengan negara-negara lain pada umumnya. Jika di sejumlah Negara shalat hari Jumat, di Pakistan  memulai shalat sehari setelah yang berarti hari Sabtu nya.
Fahri sendiri mengaku kurang mengetahui kenapa penetapan hari Idul Adha pemerintah Pakistan selalu berbeda dengan negara-negara lain, seperti Arab Saudi yang berpedoman pada  wukuf di Padang Arafah.

“Saya kurang tahu juga, setiap tahun seperti itu. nah kalau Idul Fitri, selalu beda juga,” terangnya.

Karena perbedaan hari Idul Adha itulah beberapa dari mahasiswa Indonesia ada yang tidak mengikuti penetapan pemerintah Pakistan. Sebagian lain ikut dengan penetapan pemerintah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jadi kita sebagian mahasiswa Indonesia dan mahasiswa negara lain yang menimba ilmu di IIUI, ada yang mengikuti Saudi dan ada yang mengikuti pemerintah Pakistan. Kita  (mahasiswa Indonesia) melaksanakan Idul Adha bersama kawan-kawan dari Filipina, Afrika, China, Thailand,” ungkapnya.

Selain sisi unik perbedaan penetapan hari raya, di Pakistan kurang lengkap perayaan Idul Qurban tanpa Beef Kari, yang merupakan makanan khas asal Pakistan. Seperti makanan ketupat di Indonesia, Beef Kari selalu ada saat lebaran. Di Indonesia, Beef Kari lebih mirip gulai.

Selain itu, ada Samosa, Pakora, manisan dan buah-buahan. Makanan tersebut merupakan makanan orang-orang Pakistan saat Idul Adha yang juga menjadi makanan sehari-hari mereka.

Masih adalain selain  Beef Kari makanan khas orang Pakistan saat lebaran adalah minuman Chai yang terbuat dari teh dan susu asli.

“Itu yang dimakan pas lebaran dan di hari-hari lain. Selain itu juga dimakan sehari-hari oleh orang Pakistan, “ ujarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Awad-awadan dan Kabsyah, Tradisi Idul Adha di Yaman
Tulisan selanjutnya Tahu Kelainan Seksual dan Homoseksual Seseorang Melalui Mata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?