Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengadilan New York Penjarakan Perekrut ISIS 22 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2016 19:09 7:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2016 19:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan negara bagian New York hari Kamis (17/3/2016) menghukum seorang pria warga setempat dengan penjara 22 tahun, karena berusaha merekrut orang untuk ikut berperang bersama kelompok ISIS di Suriah.

Hukuman yang dijatuhkan atas Mufid Elfgeeh, 32, merupakan hukuman penjara terlama yang pernah diberikan kepada terdakwa pendukung kelompok militan di Amerika Serikat, lapor Euronews.

Bulan Desember 2015, Elfgeeh mengaku berusaha merekrut dua orang untuk bergabung dengan kelompok bersenjata ISIS alias Daulah Islamiyah.

Elfgeeh juga didakwa berusaha membunuh aparat AS dan secara ilegal memiliki senjata api beserta peredam suaranya.

Menurut catatan pengadilan, dimulai 2013 FBI membayar dua informan untuk membantu dalam penyelidikan Elfgeeh. Kedua informan itu merekam perbincangan mereka, yang di antaranya Elfgeeh berbicara tentang keinginan membunuh personel militer AS dan warga Syiah di New York.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Salah satu dari informan itu kemudian menjual sejumlah senjata api dan amunisi ke Elfgeeh.

Elfgeeh, warga Rochester, berusaha mengirim kedua informan yang menyamar itu ke Suriah untuk ikut bertempur bersama ISIS, membelikan mereka laptop, sebuah kamera HD, mengirimkan paspor dan dokumen-dokumen perjalanan lainnya, menurut pengakuannya di pengadilan.

Dia menggunakan Facebook dan Wharts App untuk mengaktifkan jaringan simpatisan ISIS di Turki, Suriah dan Yaman, yang dapat memfasilitasi perjalanan kedua orang tersebut.

Sejauh ini sudah 80 kasus berkaitan dengan ISIS diajukan kejaksaan ke pengadilan federal di Amerika Serikat sejak 2013.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bolehkah Kita Memilih Pemimpin Kafir?
Tulisan selanjutnya Aksi Peduli Banjir Bandung oleh Permata Bank Syariah-IMS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?