Hidayatullah.com—Uskup Agung Canterbury, pemimpin tertinggi Kristen Anglikan, mengatakan bahwa hasil tes DNA membuktikan ayah biologisnya adalah sekretaris pribadi Sir Winston Churchill.
Uskup Agung Canterbury Justin Welby, 60, baru mengetahui jika dia adalah sesungguhnya anak dari seorang sekretaris pribadi Winston Churchill, mendiang Sir Anthony Montague Browne.
Selama ini pemimpin tertinggi gereja Anglikan itu meyakini bahwa Gavin Welby yang meninggal tahun 1977, seorang sales whisky, sebagai ayah kandungnya.
Ibunya, Lady Williams of Elvel, telah membenarkan bahwa dirinya pernah “berhubungan” dengan Anthony Browne menjelang pernikahannya dengan Gavin Welby tahun 1955.
Wanita itu mengatakan bahwa kabar tersebut merupakan “kejutan yang hampir tidak bisa dipercaya”. Akan tetapi, berdasarkan memorinya yang tidak terlalu lengkap akan masa lalu, dia masih bisa mengingat bahwa dirinya pernah tidur dengan mantan rekan kerjanya, Anthony Browne, beberapa hari menjelang pernikahan dengan Welby, ketika keduanya dalam keadaan mabuk berat setelah menenggak minuman beralkohol.
Uskup Agung Welby mengatakan dirinya baru mengetahui identitas ayah biologisnya beberapa pekan ini, lapor BBC Sabtu (9/42016).
The Daily Telegraph melaporkan bahwa petinggi Gereja Anglikan itu memutuskan melakukan tes DNA setelah pihaknya mendekati rohaniwan Kristen Anglikan itu dengan hasil penelitian perihal latar belakang keluarganya.
Koran terkemuka Inggris itu melaporkan bahwa sampel dari cairan mulut Welby dibandingkan dengan sampel rambut Anthony Browne dari sisir yang disimpan jandanya. Hasil tes DNA atas kedua sampel itu menunjukkan probabilitas 99,9779%.
Mantan redaktur Telegraph Charles Moore, yang mengungkap kabar itu, mengatakan bahwa uskup agung itu “sangat, sangat, terkejut” ketika hasil tes DNA ditunjukkan kepadanya.
“Dari tanggal kelihatannya tidak mungkin sebab dia dilahirkan hampir persis sembilan bulan setelah ibunya menikah dengan Gavin Welby, sehingga wajar saja jika mengira dia anak hasil hubungan di saat bulan madu.”
Charles Moore mengatakan kepada Radio 4 bahwa sepertinya Lady Williams tidur bersama Anthony Browne beberapa hari menjelang pernikahannya dengan Gavin Welby yang berasal dari Amerika Serikat.
Diketahui pula bahwa Jane (nama kecil ibu Justin Welby) adalah seorang pecandu minuman keras.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan melalui Lambeth Palace, Uskup Agung Canterbury Justin Welby mengakui bahwa ibunya dan Gavin Welby kecanduan alkohol saat dia dibesarkan oleh keduanya.
“Sebagai akibat dari kecanduan kedua orangtua saya, awal kehidupan saya kacau, meskipun saya dianugerahi pendidikan sangat istimewa, dan sangat disayang oleh nenek saya, oleh ibu saya jika dia sedang pulih (tidak teler, red), dan oleh ayah saya (Gavin Welby) semampunya,” kata Justin Welby.
Lady Williams, yang pernikahannya dengan Gavin Welby bubar tahun 1958, pernah bekerja sebagai sekretaris untuk Winston Churchill di saat masa akhir jabatannya sebagai perdana menteri Inggris.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis online wanita itu berkata, “Meskipun ingatan saya tentang kejadian-kejadian tidak lengkap, saya sekarang ingat bahwa pada masa-masa menjelang pernikahan saya yang tiba-tiba itu, dan ketika kedua pihak dipenuhi dengan minuman berlakohol dalam jumlah besar, saya tidur dengan Anthony Montague Browne.
“Sepertinya tindakan pencegahan yang diambil ketika itu tidak berhasil dan putra saya yang luar biasa lahir akibat dari hubungan itu,” kata ibu Justin Welby.
Dalam wawancaranya dengan Telegraph, Justin Welby mengatakan bahwa kabar itu tidak mempengaruhi hubungan dengan ibunya, yang selalu melihat kenyataan dengan “pandangan lurus ke depan.”
“Saya sama sekali tidak jengkel … dan tetap tidak jengkel,” imbuhnya.
Uskup Norwich, Graham James, yang telah berbicara dengan Justin Welby di pekan-pekan terakhir, kepada BBC Radio 5 mengatakan bahwa Welby sebenarnya bersedia melakukan tes DNA untuk membuktikan bahwa klaim dia sesungguhnya anak dari Anthony Browne adalah salah.
“Ternyata hasilnya sebaliknya dan dia mengetahui kepastian itu menjelang hari Paskah, lalu dia mengontak ibunya … yang lebih dulu dia pikirkan dibanding orang lain,” kata Graham James.
“Meskipun dia (ibu Justin Welby, red) mengingat sejarah hubungannya dengan Sir Anthony kala itu, dia selalu yakin, demikian pula Gavin Welby, bahwa mereka adalah orangtua Justin (yang asli, red).”
Lady Williams, yang kemudian menikah lagi di tahun 1975, mengatakan dirinya tidak lagi mabuk-mabukan sejak 1968.
Dia juga mengaku bahwa dirinya terkadang menemui Anthony Browne setelah pernikahan singkatnya dengan Gavin Welby itu bubar.
“Meskipun dia (Anthony, red) bertanya bagaimana keadaan Justin, saya tidak punya tanda-tanda apapun jika dia kemungkinan adalah ayah dari Justin,” imbuh wanita itu.
Justin Welby dibesarkan sebagai anak tunggal. Dia disekolah kan oleh orangtuanya di sekolah kalangan elit Inggris di Eton dan Trinity College, Cambridge. Selama 11 tahun dia menjadi eksekutif di perusahaan minyak dan memiliki gaji dengan besaran 6 digit sebelum akhirnya memasuki dunia kependetaan pada tahun 1987.
Justin Welby memutuskan menjadi rohaniwan gereja setelah mengalami tragedi pada tahun 1983, yaitu kematian putrinya Johanna yang berusia bulan dalam tabrakan mobil.
Justin Welby menggantikan Rowan Williams sebagai Uskup Agung Canterbury, pemimpin tertinggi Kristen Anglikan, pada Februari 2013.*