Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel akan Memungut Pajak dari Perusahaan Online Internasional

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 April 2016 20:05 8:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 April 2016 20:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Otoritas Perpajakan Israel mengatakan pada hari Senin (11/4/2016) bahwa pihaknya kana memungut pajak penjualan lokal atas perusahaan-perusahaan berbasis online, sehingga akan berdampak terhadap raksasa internet seperti Google, Amazon dan Facebook.

Sebelum muncul ketentuan baru itu, pendapatan perusahaan asing dari hasil penjualan di Israel akan dikenai pajak jika produk tersebut diproduksi secara lokal.

Namun dengan adanya tren serba digital dalam perdagangan saat ini, otoritas perpajakan mengatakan perusahaan asing yang memiliki “institusi permanen” di Israel wajib mendaftarkan diri sebagai bisnis lokal dan dikenai pajak seperti halnya bisnis lokal, walaupun usaha mereka berbasis online.

Standar pajak penjualan di Israel adalah 17 persen.

Pengumuman kebijakan baru itu muncul di tengah-tengah gairah global untuk menutup celah-celah pajak menyusul bocoran Panama Papers.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, kebijakan baru itu sepertinya bertentangan dengan tekad PM Benjamin Netanyahu yang ingin menjadikan negaranya sebagai titik temu perusahaan-perusahaan dunia berbasis teknologi.

Anggota parlemen Yoav Kish, yang sejak lama berkampanye agar perusahaan asing dikenai tarif pajak sama dengan perusahaan lokal, mengatakan bahwa regulasi baru itu bukan solusi.

“Ide ‘institusi permanen’ seperti yang disebutkan justru akan mengarah pada penutupan ‘cabang lokal’ dari perusahaan-perusahaan itu,” kata Kish, seorang anggota Partai Likud pimpinan Netanyahu, dalam pernyataannya.

Namun, aktivis sosial ternama Tomer Avital mendukung kebijakan baru itu, dengan mengatakan lewat akunnya di Facebook bahwa pundi-pundi negara akan dipenuhi uang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang Profesor Univ California Kerap Melakukan Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswinya
Tulisan selanjutnya Di Thailand Pengemudi Mabuk akan Dihukum Bekerja di Kamar Mayat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bawa Bom Rakitan Wanita Meledakkan Dirinya di Sebuah Restoran di Moskow

Berita
2 Agustus 2026 10:27
Pemukim Ilegal ‘Israel’ Serbu Sejumlah Desa Tepi Barat
Hadiri Saudi Education Expo 2026, UBN Dukung Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Arab Saudi
‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza
Kerusuhan antara Hindu dan Muslim, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Nepal?

Terbaru

  • Inggris Selidiki Badan Amal yang Diduga Danai Permukiman Ilegal ‘Israel’ di Palestina
  • PBNU Pastikan Pesantren Tambakberas Siap Tampung Lebih dari 3.000 Peserta Muktamar Ke-35 NU
  • SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!
  • Dua Puluh Negara Muslim Bahas Hukuman Kolektif untuk ‘Israel’
  • Buku Pemikiran KH Ma’ruf Amin Diluncurkan, Ajak NU Tetap Berpegang pada Fikrah, Manhaj, dan Harakah
  • Peringati 57 Tahun Pembakaran Masjid Al-Aqsa, MUI dan DPR Bakal Gelar Forum Dialog Internasional untuk Palestina
  • Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
  • Di Era AI, Perpustakaan Menjadi Benteng Informasi Sahih
  • Perang dengan Iran Kuras Persediaan Rudal Amerika Serikat
  • Waketum MUI Marsudi Syuhud Siap Maju sebagai Calon Ketum PBNU

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?