Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Thailand Pengemudi Mabuk akan Dihukum Bekerja di Kamar Mayat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 April 2016 20:41 8:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 April 2016 20:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat pengemudi mabuk, Thailand akan memberlakukan hukuman bekerja di kamar mayat kepada pelakunya.

“Itu bertujuan untuk pencegahan, sebuah cara untuk menakut-nakuti orang,” kata Kolonel Kriangdej Jantarawong.

Setiap tahun sekitar 24.000 orang tewas sia-sia di jalanan negeri gajah putih itu, menurut data badan kesehatan dunia WHO.

Angka itu hanya berhasil dikalahkan oleh Libya.

Saat ini pemerintah sudah mengirim sebagian para pengemudi mabuk dan ugal-ugalan bekerja di bangsal rumah sakit, kata Nontajit Netpukkana dari departemen hukuman percobaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, pihak berwenang menilai “tekanan” bekerja di kamar mayat akan lebih menyadarkan orang akan akibat dari perbuatan mereka.

Kabinet Thailand menyetujui jenis hukuman itu pekan lalu. Pengadilan berwenang memutuskan siapa saja yang layak diganjar hukuman tersebut, lapor Bangkok Post seperti dikutip BBC Selasa (12/4/2016).

Hari Rabu besok, tradisi perayaan tahun baru selama 3 hari akan dimulai. Masyarakat Thailand biasanya melakukan perjalanan jauh untuk mengunjungi sanak keluarganya.

Dalam perayaan yang dikenal dengan Songkran itu digelar perang air di mana-mana. Meskipun ada krisis air, pemerintah menegaskan tradisi itu akan tetap dilaksanakan tahun ini.

Selama perayaan Songkran masyarakat Thailand banyak menenggak minuman keras. Pekan perayaan itu bahkan dijuluki sebagai “Tujuh Hari Maut”, karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas pada masa itu

Awal tahun ini pemerintah mengatakan kendaraan-kendaraan milik pengemudi mabuk bisa ditahan selama masa liburan Songkran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel akan Memungut Pajak dari Perusahaan Online Internasional
Tulisan selanjutnya Kisah Julaibib (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI

Berita
13 Juni 2026 10:30
Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Terbaru

  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
  • Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
  • Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?