Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Istri Yassir Arafat Tantang Zionis Buktikan Suaminya Menderita AIDS

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 5 Juli 2012 12:31
Bagikan
isu Arafat meninggal karena HIV/AIDS adalah murni rekayasa dari konspirasi intelijien Zionis
Bagikan

Hidayatullah.com–Pasca terbongkarnya investigasi dari misteri kematian Yassir Arafat. Lenny Ben-David, Kepala Deputi Kedutaan Besar Israel di Washington membantah di majalah The Times bahwa Arafat dengan menuduh mantan tokoh Palestina itu tidak tewas diracun namun karena menderita HIV/AIDS. Ben bahkan menuduh Arafat adalah seorang gay (homoseksual).

“Yassir Arafat adalah seorang pembunuh genosida, jahat, dan menderita penyimpangan seksual yang meninggal pada usia 75. Dia dibenci oleh Arab dan Israel. Adalah lebih mungkin penyebab kematian Arafat karena ia menderita AIDS,” jelas Ben David yang juga menjabat sebagai konsultan Public Relation di pemerintah Israel.

Menyikapi ini, Suha Arafat, Istri dari almarhum Yassir Arafat merasakan ketersinggungan yang mendalam. Suha lantas menyerukan agar dilakukan tes DNA secara serius untuk meluruskan fitnah terhadap suami tercintanya tersebut. Bahkan ia tidak segan menantan pemerintah Israel untuk menggali kubur suaminya untuk mengotopsi jejak-jejak virus HIV/AIDS di dalam tubuh suaminya.

Dukungan terhadap Suha Arafat juga mengalir dari Ion Pacepa, seorang mantan pejabat intelijen Rumania. Bagi laki-laki yang memiliki panggilan Scott ini, semua rumor mengenai kematian Arafat karena HIV/AIDS adalah murni rekayasa Zionis-Israel untuk membangun image buruk Yasir Arafat dan tentunya akan berpengaruh kepada mental rakyat Palestina.

Menyikapi Suha, tanggapan serius juga datang dari Dr David Barclay, ahli forensik Al Jazeera ditugaskan untuk memeriksa catatan medis Arafat dan menyatakan, jika Yasir Arafat tidak meninggal karena HIV/AIDS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dia tidak punya AIDS. Mereka melakukan dua tes HIV, yang keduanya adalah negative, ” jelasnya.

Selain Dr David Barclay, Dr Tawfik bin Shabaan, spesialis penyakit dalam yang juga pakar dalam masalah penyakit HIV/ADIS mengatakan bahwa tidak ada bukti medis yang mengatakan bahwa Arafat menderita HIV/AIDS.

“Saya adalah seorang dokter ahli masalah HIV, sama sekali tidak ada relevansinya dia (Yasir Arafat) menderita HIV/AIDS,” jelas dokter yang berasal dari Tunisia ini.

Menurut Scott Long, seorang pengamat inteligen international, isu Arafat meninggal karena HIV/AIDS adalah murni rekayasa dari konspirasi intelijien Zionis untuk membangun citra buruk terhadap perjuangan Palestina. Di mana Scott juga menyakini CIA juga bermain dalam mengembangkan isu ini ke dunia international.

Saat ini bukti medis terkuat membuktikan bahwa Yasir Arafat dibunuh karena diracun Polonium pernah dipakai untuk membunuh mantan mata-mata Rusia yang kemudian menjadi kritikus Kremlin, Alexander Litvinenko. Pada tahun 2006.

Seperti diketahui, Pemimpin Palestina Yassir Arafat yang meninggal tahun 2004 diracun dengan polonium, begitu menurut temuan riset laboratorium yang dilakukan di Swiss.

Al Jazeera, Selasa (03/07/2012) melaporkan, riset laboratorium yang dilakukan di Swiss menemukan bahwa Yasir Arafat tewas karena diracun polonium. Temuan ini berdasarkan sampel biologis yang diambil dari barang-barang milik mendiang Arafat, yang diberikan kepada istrinya, Suha, oleh rumah sakit militer di Paris tempat Arafat menghembuskan nafasnya yang terakhir. Demikian dikatakan oleh Francois Bochud, pimpinan Institute of Radiation Physics di Universitas Lausanne.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HIV/AIDSold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syafaat: Israel Pasti Sudah Baca!
Tulisan selanjutnya Masyarakat Bali Semakin Sadar Produk Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?