Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menyusul Kemarahan Rakyat, Mesir Larang Pendirian Patung Tanpa Izin Resmi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 September 2016 17:59 5:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 September 2016 10:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Mesir hari Rabu (8/9/2016) mengeluarkan larangan pendirian patung tanpa mendapatkan izin resmi terlebih dahulu, menyusul kemunculan sejumlah patung di berbagai daerah yang menyulut kemarahan publik, lapor Ahram Online.

Pekan ini pihak berwenang memerintahkan sebuah patung di Provinsi Sohag, yang menggambarkan seorang prajurit pria sedang memeluk seorang wanita, agar diubah. Patung yang dibuat sebagai monumen bagi prajurit yang tewas dalam tugas itu mengundang kemarahan warga karena dinilai menggambarkan pelecehan seksual terhadap perempuan.

Menyusul kecaman publik, patung “Ibu Para Martir”yang masih dalam proses penggarapan tersebut akhirnya diputuskan untuk diubah oleh pembuatnya, Wagih Yani. Seniman patung berusia 60 tahun itu menghilangkan sosok prajurit berhelm yang memeluk si wanita dan menggantinya dengan untaian daun zaitun serta menempatkan merpati putih di atas kepala patung sebagai lambang perdamaian.

Gubernur Sohag Ayman Abdel-Monaim memerintahkan dilakukan penyelidikan atas izin pendirian patung tersebut, lapor BBC Senin (5/9/2016).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dilarang mendirikan atau merenovasi patung, mural atau pahatan yang terletak di tempat-tempat publik di Mesir kecuali setelah dikaji menyeluruh oleh kementerian kepurbakalaan dan kebudayaan,” kata Perdana Menteri Sherif Ismail seperti dikutip Ahram Online.

Seorang pejabat di kabinet, yang minta identitasnya tidak diungkap, mengatakan keputusan itu diambul setelah berulang kali muncul patung-patung buruk yang tidak sesuai dengan kedalaman sejarah negeri Mesir.

Contoh kasus teranyar adalah patung di Sohag tersebut.

Sebuah patung lainnya beberapa bulan silam dirobohkan di Provinsi Minya. Patung yang menggambarkan Ratu Nefertiti yang tersohor itu dicela publik karena dianggap publik sangat jelek, buruk, tidak indah dan tidak menggambarkan keelokan ratu Mesir dari zaman abad ke-14 Sebelum Masehi tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPAI: Selain Rehabilitasi, Penting Juga Cegah Aktivitas Seksual Menyimpang
Tulisan selanjutnya Dominan Libatkan Swasta dalam Pembangunan Daerah Dinilai Rawan Dimanfaatkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?